Friday, March 27, 2026

Sampah Harus Tuntas dari Hulu, Anom Gumanti Ajak Masyarakat Bergerak

 

Badung, gianyardaily.com Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta menghadiri peringatan Hari Air Sedunia 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan aksi bersih sampah di Pantai Kelan, Kecamatan Kuta, pada Jumat (27/3/2026).

Kegiatan yang diawali dengan apel tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya anggota DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana dan Made Sadha, jajaran Forkopimda Badung, para asisten di lingkungan Setda Badung, staf ahli, pimpinan organisasi kewanitaan, kepala OPD terkait, para camat se-Kabupaten Badung, Lurah Tuban, serta unsur TNI-Polri dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Anom Gumanti menegaskan bahwa kegiatan korve atau aksi bersih sampah telah rutin dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah menjadi isu penting yang harus mendapat perhatian serius dan menjadi prioritas bersama, khususnya dalam hal penanganan dan pengelolaannya di Kabupaten Badung.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui bupati dan wakil bupati telah menyiapkan berbagai langkah strategis dalam menangani persoalan sampah. Pihak legislatif, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan sesuai fungsi dan kewenangan, termasuk dalam hal penganggaran.

“Berapa pun kebutuhan anggaran untuk penanganan sampah, kami siap mendukung. Namun, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif. Sesuai regulasi yang ada, penyelesaian sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni dari rumah tangga masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar mulai melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Ke depan, pihaknya juga mendorong pemerintah eksekutif untuk menyediakan sarana dan prasarana pendukung, seperti tempat sampah di setiap rumah, tong komposter, hingga pengembangan teba modern di lingkungan rumah tangga apabila memungkinkan. Upaya ini diharapkan mampu menekan volume sampah hingga pada tingkat residu.

Terkait persoalan sampah kiriman yang kerap muncul di sejumlah pantai di wilayah Badung, Anom Gumanti menuturkan bahwa penanganannya dapat mengacu pada instruksi Menteri Lingkungan Hidup, yakni dengan mengarahkan sampah tersebut ke TPA Suwung.

Ia menambahkan, Kabupaten Badung sebenarnya telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, seperti alat berat loader, yang tinggal dioptimalkan penggunaannya. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan lokasi penampungan sementara, khususnya di kawasan Kuta, yang berpotensi mengganggu estetika karena penumpukan sampah di area pantai.

Selain itu, proses pengangkutan sampah menuju TPA juga membutuhkan waktu, terlebih dengan adanya kendala kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan pemikiran bersama untuk menemukan solusi yang efektif dalam mengatasi persoalan tersebut.

0 comments:

Post a Comment

Copyright © Gianyardaily | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top