Melawan Stigma Lewat Bisnis: Kisah Agung Krisna Bangun 'Offline Store' Game Pertama di Bali

Dunia game digital bagi sebagian anak muda tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan keterampilan dan aktivitas usaha.

BKS-LPD Badung Genap 26 Tahun, Bupati Adi Arnawa: Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuat

Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Badung memperingati hari jadinya yang ke-26 dengan menggelar perayaan di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (22/8/2026).

Ketua DPRD Badung Hadiri Simulasi Sispamkota, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

Kesiapan menghadapi berbagai situasi kontingensi menjadi perhatian bersama di Kabupaten Badung.

Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali

Selama kurang lebih tujuh tahun, Jero Mangku Ketut Wijana menjalani kehidupan tanpa pekerjaan tetap.

TPA Suwung Kembali Terbakar, Cuaca Panas Diduga Picu Kobaran Api

Kebakaran kembali muncul di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Bali, Minggu (23/8/2026). Kobaran api yang berasal dari tumpukan sampah berhasil ditangani dengan cepat setelah petugas langsung melakukan pemadaman.

Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Monday, August 24, 2026

Melawan Stigma Lewat Bisnis: Kisah Agung Krisna Bangun 'Offline Store' Game Pertama di Bali



GIANYAR,gianyardaily.com  Dunia game digital bagi sebagian anak muda tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan keterampilan dan aktivitas usaha. Hal tersebut turut dirasakan Anak Agung Krisna Rafael, pemuda asal Ubud, Gianyar, yang mengembangkan minatnya terhadap game menjadi sebuah bisnis di bidang layanan dan produk digital.

Pemuda berusia 20 tahun tersebut mulai mengenal dunia game sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, Free Fire menjadi salah satu permainan yang cukup sering dimainkannya. Dari pengalaman sebagai pemain, Krisna kemudian mulai memahami kebutuhan komunitas gamer, termasuk layanan pengisian item atau top-up serta berbagai kebutuhan digital lainnya.

Ketertarikannya untuk terjun ke dunia bisnis muncul setelah dirinya mengalami sejumlah pengalaman kurang menyenangkan dalam transaksi digital. Pengalaman tersebut kemudian mendorong Krisna untuk mencoba membangun usaha dengan mengutamakan komunikasi dan kepercayaan pelanggan.

“Awalnya saya sering top-up menggunakan uang jajan sendiri. Saya juga pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan ketika melakukan transaksi melalui media sosial. Dari sana saya mulai berpikir untuk mencoba membangun usaha sendiri dengan pelayanan yang lebih jelas,” ujar Krisna.

Dengan modal awal sekitar Rp20 ribu, Krisna mulai menjalankan usaha dalam skala kecil. Ia memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki mengenai dunia game dan kebutuhan komunitas untuk mengembangkan usahanya secara bertahap.

Seiring waktu, aktivitas bisnis tersebut berkembang bersamaan dengan keterlibatannya dalam komunitas gaming. Seperti RJI, RJC Dll. Krisna dipercaya menjadi bagian dari pengelolaan komunitas RJI yang memiliki anggota dan jaringan komunitas di sejumlah wilayah Di Indonesia.

Menurut Krisna, keberadaan komunitas menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan usahanya. Selain menjadi tempat bertukar informasi mengenai game, komunitas juga memberinya kesempatan untuk memahami kebutuhan para pemain sekaligus membangun relasi.

Dari aktivitas yang sebelumnya dilakukan secara daring, Krisna kemudian mengambil langkah dengan menghadirkan tempat usaha secara fisik di kawasan Ubud.

Kehadiran offline store tersebut menjadi upaya untuk memberikan pilihan bagi pelanggan yang ingin berkomunikasi dan mendapatkan layanan secara langsung. Bagi Krisna, keberadaan tempat fisik juga menjadi bagian dari pengembangan usaha agar tidak sepenuhnya bergantung pada transaksi melalui platform digital.

Selain melayani kebutuhan pelanggan, tempat tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang interaksi bagi komunitas gamer lokal. Diskusi mengenai game, perkembangan industri digital, hingga berbagi pengalaman menjadi bagian dari aktivitas yang ingin dikembangkan.

Meski demikian, Krisna menyadari bahwa aktivitas transaksi di dunia digital memiliki berbagai risiko. Karena itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya pengguna layanan digital dan gamer, untuk selalu melakukan pengecekan identitas penjual, menggunakan metode transaksi yang aman, serta memahami ketentuan dari platform yang digunakan.

Perjalanan Krisna juga menjadi gambaran bahwa perkembangan industri digital memberikan ruang bagi anak muda untuk mencoba berbagai bentuk usaha. Namun, peluang tersebut tetap perlu diimbangi dengan literasi digital, pengelolaan bisnis yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan platform dan ketentuan hukum yang berlaku.

Bagi Krisna, perjalanan tersebut bukan semata tentang mengubah hobi menjadi sumber penghasilan. Lebih dari itu, ia ingin membuktikan bahwa ketekunan, kemampuan membaca peluang, dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi modal penting bagi anak muda dalam membangun usaha di era digital.

Sebagai mahasiswa ITB STIKOM Bali, Krisna kini berupaya membagi waktunya antara pendidikan dan pengembangan usaha. Ia berharap bisnis yang dirintisnya dapat terus berkembang sekaligus memberikan pengalaman bagi dirinya untuk memahami dunia kewirausahaan dan industri digital secara lebih luas.

Informasi dan Media Sosial

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai aktivitas bisnis dan komunitas yang dikembangkan Agung Krisna, informasi dapat ditemukan melalui sejumlah kanal media sosial berikut:

Instagram Bisnis: @kssss_store dan @Pusatakunbali

Instagram: @gungdekrisna19___ dan @agungkrisnabalii

Facebook: Agung Krisna Bali

WhatsApp: +62 813-3972-9510 dan +62 812-3987-0137

Masyarakat disarankan tetap melakukan verifikasi identitas dan memastikan informasi kontak sebelum melakukan komunikasi maupun transaksi melalui kanal digital. 

Saturday, March 28, 2026

Tak Berkutik di GBK, Pelatih St. Kitts & Nevis Angkat Bicara

 


Sport, gianyardaily.com Tim nasional St. Kitts and Nevis harus mengakui keunggulan Timnas Indonesia setelah takluk dengan skor 0-4 dalam lanjutan FIFA Series 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (27/3/2026) malam WIB.

Skuad Garuda tampil dominan sejak awal laga. Empat gol kemenangan Indonesia lahir dari dua gol Beckham Putra, serta masing-masing satu gol dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.

Kekalahan ini sekaligus menghentikan langkah St. Kitts and Nevis di turnamen tersebut. Meski hasil akhir tidak berpihak, pelatih Marcelo Serrano tetap menunjukkan sikap positif dalam menanggapi pertandingan.

Ia mengaku terkesan dengan pengalaman bertanding di Indonesia, baik dari segi atmosfer maupun sambutan yang diberikan kepada timnya.

“Saya harus mengatakan ini negara yang indah dengan dukungan suporter yang luar biasa,” ujarnya.

Serrano juga menyoroti semangat para pendukung yang hadir di stadion, meskipun kapasitas tidak terisi penuh. Menurutnya, energi dari puluhan ribu penonton tetap terasa dan menjadi pengalaman berharga bagi para pemainnya.

“Walaupun stadion tidak penuh, kami tetap merasakan atmosfer yang hidup dari para fans,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima selama berada di Indonesia. Kehadiran sekitar 26 ribu penonton di stadion dinilai memberikan kesan tersendiri bagi timnya.

“Terima kasih atas penerimaan yang sangat baik selama kami di sini,” tutup Serrano.


Friday, March 27, 2026

Garuda Menggila! Indonesia Hajar St. Kitts & Nevis 4-0, Era Baru John Herdman Langsung Meledak






Nasional, gianyardaily.com Timnas Indonesia memulai langkah di ajang FIFA Series 2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3) malam, skuad Garuda sukses menundukkan St. Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0.

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi pelatih anyar Indonesia, John Herdman. Laga ini merupakan debut resminya sejak ditunjuk oleh PSSI pada awal tahun, dan langsung dibayar dengan performa impresif dari timnya.

Sejak menit awal, Indonesia tampil agresif dan mengontrol permainan. Dua gol cepat di babak pertama lahir dari kaki Beckham Putra pada menit ke-15 dan 25, membuat Garuda unggul nyaman sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia tak mengendur. Ole Romeny menambah keunggulan di menit ke-53, sebelum ditutup oleh gol Mauro Zijlstra pada menit ke-75. Romeny tampil menonjol dengan kontribusi satu gol dan dua assist, menjadikannya salah satu pemain kunci di pertandingan ini.

Hasil meyakinkan ini memastikan Indonesia melangkah ke partai final FIFA Series 2026. Pada laga puncak yang dijadwalkan berlangsung Senin (30/3), tim Merah Putih akan menghadapi Tim nasional Bulgaria.

Calon lawan tersebut juga datang dengan modal besar setelah meraih kemenangan mencolok 10-2 atas Kepulauan Solomon. Pertemuan dua tim dengan tren positif ini diprediksi akan berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.

Dengan performa awal yang solid, harapan publik kini tertuju pada konsistensi Garuda untuk menutup turnamen dengan gelar juara.


-->