Pelanggaran Berat, Tiga ASN Gianyar Diberhentikan dari Jabatannya

Gianyar, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas dengan memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) akibat pelanggaran disiplin berat. Sanksi ini dijatuhkan setelah masing-masing terbukti melakukan pelanggaran serius, mulai dari kasus narkotika hingga ketidakhadiran tanpa keterangan.

Warga Melaya Dikejutkan Penemuan Paus di Pantai Anyar Sari

Jembrana, gianyardaily.com Seekor paus ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (5/5/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar.

Ny. Putri Koster Resmi Buka Bina Posyandu Angkatan IV, Peran Kader Diperkuat

Denpasar, gianyardaily.com Upaya memperkuat fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditekankan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Bapelkesmas Provinsi Bali.

aliyoni Solution Day 2026 Dibuka, Dewa Indra Soroti Peran Penting IAP

Pemprov Bali, gianyardaily.com Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya peran Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai salah satu pilar strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang berlangsung di The Meru Hotel, Selasa (5/5).

Badung Percepat Digitalisasi, IKD Dorong Layanan Sosial Lebih Tepat Sasaran

Badung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat langkah transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu upaya strategis yang kini didorong adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Monday, May 11, 2026

Proyek Jalan Strategis Senilai Rp50,6 Miliar Resmi Bergulir di Nusa Penida


 

Klungkung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali melanjutkan upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Nusa Penida melalui proyek peningkatan ruas Jalan Sampalan–Toyapakeh. Program tersebut resmi diluncurkan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forkopimda, Senin (11/5/2026).

Pelaksanaan proyek dilakukan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memperbaiki kondisi jalan utama yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat maupun wisatawan di Nusa Penida. Ruas jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga akses menuju kawasan pariwisata.

Perbaikan infrastruktur akan dilakukan sepanjang kurang lebih delapan kilometer dengan target meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Pemerintah berharap pembangunan ini mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menunjang pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berkembang di kawasan kepulauan tersebut.

Dalam keterangannya, Bupati I Made Satria meminta masyarakat memahami proses pengerjaan yang sedang berlangsung dan tetap mendukung jalannya pembangunan. Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan penanganan jalan rusak secara bertahap agar manfaatnya dapat segera dirasakan warga.

Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan daya saing pariwisata Nusa Penida di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana, menjelaskan proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan pengawasan teknis dari CV Dinamika Desain.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak lebih dari Rp50,6 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender. Setelah pekerjaan selesai, akan dilanjutkan masa pemeliharaan selama satu tahun guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.

Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap proyek strategis ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Nusa Penida serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sunday, May 10, 2026

Goa Jepang di Klungkung Kian Sunyi, Wisatawan Jarang Berkunjung

 



Klungkung,gianyardaily.com Objek wisata bersejarah Goa Jepang yang berada di wilayah Desa Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, kini terlihat semakin lengang dari aktivitas wisatawan. Lokasi yang dulunya sempat dikembangkan sebagai kawasan singgah wisata itu perlahan kehilangan daya tarik akibat minimnya pengelolaan dan kurangnya aktivitas pendukung di area sekitar.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (09/05/2026) menunjukkan suasana kawasan yang relatif sepi. Penanda bertuliskan “Cagar Budaya Goa Jepang” masih berdiri di pintu masuk kawasan, namun sejumlah fasilitas umum tampak tidak lagi terawat dengan baik.

Area rest area yang sebelumnya dikelola Desa Adat Koripan Tengah kini terlihat kurang aktif. Beberapa fasilitas seperti gazebo, taman bermain, toilet umum, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik tampak tidak dimanfaatkan secara optimal. Kedai makan yang dahulu melayani pengunjung juga sudah tidak beroperasi.

Wakil Bendesa Adat Koripan Tengah, Wayan Ardana, menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata tersebut sempat dijalankan desa adat dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan desa sekaligus menghidupkan potensi wisata sejarah di wilayah tersebut. Namun tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan jumlah kunjungan membuat pengelolaan akhirnya dihentikan.

Menurutnya, sebelumnya kawasan itu juga pernah dikelola pihak ketiga yang membangun sejumlah fasilitas penunjang wisata. Akan tetapi, kondisi serupa kembali terjadi karena rendahnya jumlah wisatawan yang datang ke lokasi.

Selain persoalan kunjungan, kondisi infrastruktur di sekitar kawasan juga menjadi perhatian. Beberapa titik disebut mengalami longsor, sementara kebersihan area trotoar dan lingkungan sekitar selama ini lebih banyak ditangani secara gotong royong oleh masyarakat desa adat.

Pihak desa adat berharap ke depan ada perhatian lebih serius terhadap keberadaan Goa Jepang sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Klungkung. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan investor maupun pihak swasta agar kawasan tersebut dapat kembali dikembangkan dan tidak terus terbengkalai.

Saturday, May 9, 2026

BPIFK Hadir di Bali, Wagub Dorong Produk Fesyen dan Kriya Tembus Pasar Lebih Luas

 


Pemprov Bali, gianyardaily.com Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyatakan optimisme terhadap perkembangan industri kreatif di Bali usai peresmian Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) yang berlokasi di Kuta, Badung, Jumat (8/5). Peresmian tersebut dilakukan bersama Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menurut Giri Prasta, Bali memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus pusat kegiatan bisnis dan pariwisata internasional di kawasan Indonesia Timur. Ia menilai sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) menjadi salah satu peluang strategis yang dapat terus dikembangkan di Pulau Dewata.

Ia juga menyambut positif hadirnya BPIFK yang dinilai mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) serta UMKM di bidang fesyen dan kriya. Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, BPIFK diyakini dapat membantu pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produk, kreativitas, dan daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Balai tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti ruang workshop fesyen, kriya kayu, keramik, hingga kriya logam atau perhiasan. Selain itu tersedia creative hub, inkubator bisnis kreatif, layanan konsultasi industri, serta sarana pengembangan inovasi bagi para pelaku industri kreatif.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut Bali sebagai wilayah yang sangat potensial untuk menjadi pusat industri fesyen dan kriya nasional. Selain memiliki pasar pariwisata yang kuat, Bali juga dikenal memiliki sumber daya perajin kreatif dengan kualitas produk yang telah diakui dunia internasional.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan industri kreatif Bali tidak lepas dari budaya lokal yang masih terjaga dan menjadi inspirasi lahirnya berbagai produk unggulan. Saat ini Bali tercatat memiliki puluhan sentra IKM fesyen dan ratusan sentra kriya yang tersebar di berbagai daerah.

Pengakuan dunia terhadap kualitas kriya Bali juga terlihat dari penghargaan World Craft City yang diterima Kabupaten Gianyar dari World Crafts Council pada tahun 2019. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat industri kreatif berbasis budaya di Indonesia.

Kehadiran BPIFK diharapkan mampu mempercepat pengembangan industri fesyen dan kriya melalui peningkatan kapasitas SDM, inovasi desain, pemanfaatan teknologi, hingga perluasan akses pasar global bagi produk-produk lokal Indonesia.

Friday, May 8, 2026

Momentum Pisah Sambut Kajati, Gubernur Koster Tekankan Kerja Sama Strategis

 


Pemprov, gianyardaily.com  Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang digelar di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Momentum tersebut menjadi ajang penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Kejaksaan Tinggi Bali dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas penegakan hukum di Bali.

Acara turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forkopimda Bali, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Bali. Penampilan seni budaya dari siswa SMK Negeri 5 Denpasar turut menambah semarak suasana acara.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan selamat datang kepada Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mengawal berbagai program strategis yang tengah berjalan di Bali.

Menurut Koster, Bali saat ini menghadapi banyak agenda pembangunan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, dukungan Kejaksaan Tinggi Bali dinilai memiliki peran penting dalam pendampingan hukum serta pengawasan pembangunan daerah maupun program nasional.

Selain menyambut pejabat baru, Koster juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Kajati Bali Chatarina Muliana atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin selama bertugas di Bali. Ia menilai hubungan antara Forkopimda dan pemerintah daerah selama ini berjalan harmonis dan solid dalam menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda Bali selama masa tugasnya. Ia mengaku Bali memberikan pengalaman berkesan, terutama karena kuatnya koordinasi antarinstansi dalam menghadapi berbagai isu strategis daerah.

Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapannya mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali. Sebelumnya, ia diketahui pernah terlibat dalam pengamanan sejumlah proyek strategis nasional di Bali saat bertugas di Kejaksaan Agung.

Ia menegaskan Kejati Bali akan terus hadir melalui fungsi pendampingan hukum, intelijen, dan pengamanan pembangunan strategis demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Pisah sambut Kajati Bali kali ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan menjadi simbol kuatnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas, memperkuat sinergi, serta mengawal arah pembangunan Bali ke depan.

Thursday, May 7, 2026

Wabup Badung Serahkan Mesin Pencacah untuk Dukung Gerakan Pilah Sampah di Sempidi

 



Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah sampah dan ribuan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Desa Sempidi, Jumat (8/5). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah desa adat.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Badung, di antaranya Asisten II Setda Badung Agus Aryawan, Sekretaris DLHK Badung I Wayan Narayana, Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka, beserta jajaran prajuru adat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit menyampaikan bahwa Desa Sempidi memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong hadirnya solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah di tingkat desa.

Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Adat Sempidi yang telah mengembangkan TPST 3R dan menggandeng pihak swasta dalam pengolahan sampah. Langkah tersebut dinilai mampu membantu mengurangi beban penanganan sampah di wilayah Mengwi dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sebanyak 1.781 bag komposter kepada warga desa untuk mendukung pengolahan sampah organik dari rumah tangga. Selain itu, bantuan CSR dari PT Anugrah (PT Wings) berupa satu unit mesin pencacah sampah juga diserahkan guna menunjang kapasitas pengolahan sampah di desa. Mesin tersebut mampu beroperasi hingga delapan jam per hari dengan kapasitas pencacahan lebih dari satu ton sampah setiap jamnya.

Menurut Wabup, Pemkab Badung juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui pengadaan alat Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan mulai beroperasi di TPST 3R Mengwi. Teknologi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi bahan bakar alternatif.

Ia berharap masyarakat dapat terus konsisten melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar sistem pengelolaan yang dibangun pemerintah dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap upaya penanganan sampah di desa adat. Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Adat Sempidi siap mendukung program pengelolaan sampah melalui budaya memilah sampah dari sumber secara berkesinambungan.

Wednesday, May 6, 2026

Cuaca Panas di Bali Makin Terik, Ini Tips Agar Tubuh Tetap Fit

 


Cuaca panas belakangan ini mulai terasa di berbagai wilayah Bali, terutama saat siang hari. Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa memicu dehidrasi, sakit kepala, hingga kulit terbakar jika tidak diantisipasi dengan baik.

Berikut beberapa tips agar tetap nyaman saat beraktivitas di tengah cuaca panas:

• Perbanyak minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan
• Gunakan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan
• Hindari terlalu lama berada di bawah matahari pukul 11.00–15.00 WITA
• Gunakan pakaian berwarna terang dan menyerap keringat
• Konsumsi buah yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon
• Istirahat cukup agar tubuh tidak mudah lelah akibat suhu panas

Jangan anggap sepele cuaca panas ekstrem. Jaga kesehatan dan tetap bijak beraktivitas di luar ruangan.

Proses Nekropsi Paus Sperma di Jembrana Nyaris Terganggu karena Gigi Diburu

 



Jembrana, gianyardaily.com Proses pemeriksaan atau nekropsi terhadap bangkai paus sperma yang terdampar di pesisir Pantai Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, masih terus dilakukan hingga Rabu (6/5/2026) petang. Di tengah proses tersebut, petugas menemukan indikasi adanya upaya pengambilan gigi paus oleh oknum tak dikenal.

Sejak pagi, lokasi terdamparnya mamalia laut berukuran besar itu dipadati warga yang ingin melihat langsung proses penanganan. Meski petugas telah memasang garis pembatas, sejumlah warga dilaporkan sempat mencoba mendekati area nekropsi.

Cuaca buruk berupa hujan deras juga menjadi kendala dalam proses pemeriksaan di lapangan, sehingga hingga pukul 18.00 WITA nekropsi belum sepenuhnya selesai dilakukan.

Sebelumnya, paus sperma tersebut ditemukan terdampar pada Selasa (5/5/2026). Warga sempat melihat paus masih dalam kondisi hidup saat berada di perairan dangkal sekitar pukul 14.00 WITA. Namun, kondisi air laut yang surut membuat hewan itu tidak mampu kembali ke laut dan akhirnya mati beberapa jam kemudian.

Relawan Jaringan Satwa Indonesia (JSI), drh. Abdullatif Muhammad, menjelaskan bahwa nekropsi baru dapat dilaksanakan setelah kondisi air memungkinkan. Paus yang diperiksa diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang mencapai sekitar 17 meter.

Menurutnya, terdapat beberapa dugaan awal penyebab kematian paus tersebut. Salah satunya adalah crush syndrome akibat hilangnya tekanan air yang menopang tubuh paus saat terdampar. Selain itu, gangguan pernapasan juga diduga terjadi ketika air masuk melalui saluran pernapasan atau blow hole.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, tim mengambil lebih dari 20 sampel organ yang akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium, termasuk untuk kebutuhan analisis DNA.

Terkait dugaan pengambilan gigi paus, tim menemukan sejumlah kerusakan di area mulut yang mengindikasikan adanya upaya pencabutan secara paksa. Petugas masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Satpolairud Polres Jembrana terus melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah gangguan selama proses penanganan berlangsung. Setelah nekropsi selesai, bangkai paus direncanakan akan segera dikuburkan.

Gubernur Koster Sambut dan Lepas Dua Menhan di Bali, Tandai Penguatan Diplomasi Pertahanan Indonesia-Jepang



Badung,gianyardaily.com  Gubernur Bali, Wayan Koster, mengantar keberangkatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Jepang, H.E. Koizumi Shinjiro, beserta rombongan melalui VIP II Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (4/5/2026) pagi.

Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda strategis kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Jepang yang sebelumnya berlangsung di Bali. Menteri Pertahanan Jepang diketahui menghadiri Defence Minister Meeting 2026 serta jamuan makan malam resmi yang dipimpin Menteri Pertahanan RI pada Minggu (3/5/2026) malam.

Selain agenda utama pertemuan pertahanan, kunjungan tersebut juga diisi kegiatan cultural visit yang menjadi bagian dari tradisi diplomatik dalam forum bilateral maupun multilateral guna mempererat hubungan antarnegara.

Usai kegiatan di Bali, Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pertahanan Jepang dijadwalkan melanjutkan agenda ke Jakarta untuk melaksanakan penandatanganan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang pada hari yang sama.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik Indo-Pasifik yang terus berkembang.

Kehadiran forum internasional tersebut sekaligus kembali menegaskan posisi Bali sebagai lokasi strategis penyelenggaraan diplomasi global. Pulau Dewata dinilai mampu menjadi ruang pertemuan penting dalam mendukung penguatan kerja sama internasional Indonesia dengan berbagai negara sahabat.

Penertiban Pembuang Sampah Liar di Jimbaran, Pelanggar Diminta Angkut Kembali Sampahnya

 


Badung, gianyardaily.com Pecalang Desa Adat Jimbaran mengambil langkah tegas terhadap aksi pembuangan sampah ilegal di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Senin (4/5/2026) malam. Penindakan dilakukan setelah volume sampah di beberapa titik terus meningkat dan diduga berasal dari oknum luar wilayah.

Sekretaris Pecalang Desa Adat Jimbaran, I Wayan Bira, mengungkapkan bahwa awalnya tumpukan sampah hanya terlihat di satu lokasi dekat perbatasan Kedonganan–Jimbaran. Namun, seiring waktu jumlahnya semakin banyak hingga meresahkan warga sekitar.

Melihat kondisi tersebut, pecalang bersama aparat lingkungan meningkatkan patroli malam guna mengawasi area rawan pembuangan sampah liar. Hasilnya, sekitar pukul 23.00 WITA petugas mendapati dua orang tengah membuang sampah menggunakan sepeda motor dengan membawa kantong plastik berisi sampah rumah tangga.

Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya diketahui bukan warga Jimbaran dan tinggal di kawasan Mumbul. Mereka diduga telah beberapa kali melakukan aksi serupa di lokasi tersebut.

Pihak pecalang kemudian memberikan pembinaan sekaligus menjelaskan aturan adat yang berlaku terkait penanganan sampah. Sesuai Pararem Nomor 01 Tahun 2025, pelaku pembuangan sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi denda hingga Rp25 juta.

Karena tidak sanggup membayar denda, para pelaku akhirnya diminta bertanggung jawab dengan mengangkut kembali seluruh sampah di lokasi menggunakan mobil pickup sewaan.

Pengawasan kini terus diperketat, khususnya pada malam hingga dini hari di sejumlah titik yang dianggap rawan. Bahkan dalam patroli lanjutan, petugas kembali mengamankan beberapa pelaku lainnya yang kedapatan membuang sampah secara ilegal.

Pecalang Desa Adat Jimbaran berharap penertiban ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.

omisi I dan II DPRD Badung Soroti Regulasi dan Batasan Usaha PMA

 


Badung, gianyardaily.com Pimpinan beserta anggota Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja gabungan lintas komisi pada Selasa (5/5/2026) untuk membahas aktivitas usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Kabupaten Badung.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan kegiatan usaha PMA yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Bali.

Dalam pembahasan, DPRD Badung menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas investasi asing agar tetap berjalan sesuai regulasi dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun tata ruang daerah.

Selain itu, forum juga membahas kepatuhan perizinan usaha serta sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan prinsip keberlanjutan dan pelestarian budaya Bali.

Untuk mendukung pembahasan yang lebih komprehensif, rapat turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, DPRD Badung berharap implementasi kebijakan pembatasan PMA dapat berjalan lebih optimal serta mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dengan kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Pimpinan DPRD Badung menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontrol terhadap investasi asing, sehingga pembangunan di Kabupaten Badung tetap berpihak pada keberlanjutan serta kearifan lokal Bali.

Wabup Bagus Alit dan Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan HUT Ke-22 Baladika Bali




Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak peringatan HUT ke-22 Baladika Bali yang berlangsung di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5). Kegiatan yang mengangkat tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan” ini dihadiri ribuan anggota Baladika Bali dan Laskar Bali dari berbagai kabupaten/kota di Bali.

Perayaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Baladika Bali menyerahkan sebanyak 2.200 tong dan bag komposter kepada warga Kelurahan Sading sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.

Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan bahwa momentum ulang tahun organisasi harus menjadi penguat solidaritas sekaligus sarana meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi hadir memberikan manfaat nyata, salah satunya lewat program pengolahan sampah dari rumah tangga,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi Baladika Bali dan Laskar Bali yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari aksi kebersihan lingkungan, penghijauan, bantuan sosial, hingga donor darah.

Selain program komposter, kegiatan sosial lainnya turut dilaksanakan seperti bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, program bedah rumah untuk warga kurang mampu, serta aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kantong darah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menegaskan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk terus bergerak melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, persoalan lingkungan, khususnya sampah, membutuhkan kerja sama dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika kita bersatu, berbagai persoalan daerah akan lebih mudah diselesaikan,” tegasnya. 

Tuesday, May 5, 2026

Pelanggaran Berat, Tiga ASN Gianyar Diberhentikan dari Jabatannya

 


Gianyar, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas dengan memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) akibat pelanggaran disiplin berat. Sanksi ini dijatuhkan setelah masing-masing terbukti melakukan pelanggaran serius, mulai dari kasus narkotika hingga ketidakhadiran tanpa keterangan.

Dua ASN yang diberhentikan diketahui terjerat kasus narkoba. Keduanya adalah DMCDPP yang bertugas di Satpol PP Gianyar serta KSS dari Dinas Lingkungan Hidup. Penjatuhan sanksi dilakukan setelah adanya putusan pengadilan yang menyatakan keduanya bersalah.

Ketua Tim Pertimbangan Hukum Disiplin (TPHD) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, menjelaskan bahwa pemberhentian tersebut telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Selain itu, satu ASN lainnya berinisial LNH juga dikenai sanksi serupa karena melanggar disiplin kerja. Ia diketahui tidak masuk kerja selama sepuluh hari berturut-turut tanpa memberikan keterangan yang sah.

Menurutnya, keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menegakkan aturan serta menjaga profesionalisme di lingkungan ASN. Penegakan disiplin ini diharapkan dapat menjadi peringatan sekaligus pembelajaran bagi seluruh pegawai agar tetap mematuhi aturan yang berlaku.


Warga Melaya Dikejutkan Penemuan Paus di Pantai Anyar Sari



Jembrana, gianyardaily.com Seekor paus ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (5/5/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar.

Berdasarkan informasi, paus tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 14.00 WITA. Mamalia laut berjenis paus sperma itu diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang mencapai kurang lebih 15 meter.

Kapolsek Melaya, Kompol Ketut Sukadana, menjelaskan bahwa sebelumnya paus sempat terlihat masih bergerak di perairan sekitar 100 meter dari bibir pantai. Namun, seiring air laut mulai surut, pergerakan paus melemah hingga akhirnya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Saat ditemukan, posisi paus berada dengan bagian kepala mengarah ke laut. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi paus.

Pemeriksaan awal telah dilakukan oleh tim dokter hewan dari jaringan konservasi satwa. Hasil identifikasi memastikan bahwa paus tersebut merupakan jenis paus sperma betina dengan ukuran sekitar 15 meter. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.

Ny. Putri Koster Resmi Buka Bina Posyandu Angkatan IV, Peran Kader Diperkuat

 


Denpasar, gianyardaily.com Upaya memperkuat fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditekankan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Bapelkesmas Provinsi Bali.

Dalam sambutannya pada Selasa (5/5), Ny. Putri Koster menegaskan bahwa peran kader Posyandu tidak hanya sebatas memberikan layanan dasar. Ia menilai kader memiliki posisi penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, terutama dalam menyampaikan berbagai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, pengelolaan Posyandu harus dilakukan secara terstruktur dan optimal. Kader diharapkan mampu melakukan pendataan, memahami kondisi masyarakat, serta menyampaikan informasi yang akurat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Kegiatan ini diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Peserta terdiri dari kader Posyandu serta tim pembina di berbagai tingkatan, mulai dari kota, kecamatan, hingga desa. Kehadiran peserta dari dua wilayah ini menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu secara merata.

Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader agar lebih memahami pelaksanaan program Posyandu secara menyeluruh.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber lintas sektor, termasuk dari Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Dinas Sosial. Materi yang diberikan mencakup penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), pemahaman program, hingga pembahasan isu strategis dan kebijakan terbaru.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana mengintegrasikan program Posyandu ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader semakin siap dalam menjalankan perannya secara optimal serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

aliyoni Solution Day 2026 Dibuka, Dewa Indra Soroti Peran Penting IAP

 


Pemprov Bali, gianyardaily.com Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya peran Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai salah satu pilar strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang berlangsung di The Meru Hotel, Selasa (5/5).

Dalam sambutannya, ia menyambut baik terselenggaranya forum tersebut sebagai wadah kolaborasi bagi para profesional di bidang pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para anggota IAPI.

Mengusung tema “Strategi Berbasis Efisiensi dan Resiliensi pada Pengadaan Barang dan Jasa 2026”, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dalam sistem pengadaan.

Dewa Indra menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu membuat proses kerja menjadi lebih cepat, tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mencontohkan berbagai platform digital, seperti e-katalog, yang kini telah menjadi bagian integral dalam mekanisme pengadaan modern. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengadaan dinilai lebih efisien sekaligus mampu meminimalisir potensi risiko.

Selain efisiensi, aspek resiliensi juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Kemampuan untuk beradaptasi dan tetap tangguh di tengah perubahan menjadi kunci penting bagi para pelaku pengadaan dalam menghadapi dinamika ke depan.

Melalui penguatan kapasitas di dua aspek tersebut, IAPI diharapkan dapat terus berkembang sebagai organisasi profesi yang kredibel dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, Dewa Indra menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa tidak semata-mata merupakan proses administratif, melainkan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih adaptif dan berbasis teknologi, ia berharap sistem pengadaan ke depan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

Monday, May 4, 2026

Badung Percepat Digitalisasi, IKD Dorong Layanan Sosial Lebih Tepat Sasaran

 


Badung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat langkah transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu upaya strategis yang kini didorong adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan aktivasi IKD yang dirangkaikan dengan sosialisasi uji coba (piloting) digitalisasi bantuan sosial. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di enam kecamatan pada Selasa (5/5/2026), dengan melibatkan para agen pendamping di lapangan.

Kepala Dinas Sosial Badung, I Gde Eka Sudarwitha, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memperkuat basis data penerima manfaat melalui sistem digital. Ia menegaskan, Badung bersama Provinsi Bali ditunjuk sebagai salah satu wilayah percontohan dalam implementasi digitalisasi bantuan sosial secara nasional.

Menurutnya, ke depan seluruh program bantuan akan terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Integrasi ini memungkinkan pertukaran data antar instansi berjalan lebih optimal, sehingga potensi kesalahan data dapat ditekan dan bantuan bisa disalurkan dengan lebih akurat.

“Dengan sistem yang terhubung, data penerima bantuan akan lebih valid. Ini penting agar penyaluran bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pembaruan data masyarakat akan dilakukan melalui portal perlindungan sosial. Proses ini dapat diakses langsung oleh masyarakat, maupun difasilitasi oleh agen pendamping seperti tokoh masyarakat, kepala lingkungan, hingga perangkat desa.

Program digitalisasi ini mencakup berbagai bantuan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, layanan BPJS Kesehatan, hingga bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar dan Bidikmisi. Seluruh program tersebut akan mengacu pada satu sistem data yang terus diperbarui secara berkala.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Badung, I Nyoman Rudiarta, menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam proses aktivasi IKD bagi seluruh agen yang terlibat. Dari total 1.444 agen, sekitar 46 persen di antaranya telah mengaktifkan IKD.

Untuk mempercepat capaian tersebut, aktivasi dilakukan secara serentak di berbagai titik layanan, termasuk di kantor kecamatan dan desa yang telah dilengkapi petugas operator.

Ia juga mengajak masyarakat Badung untuk segera mengaktifkan IKD, mengingat ke depan layanan ini akan terintegrasi dengan berbagai sektor, seperti layanan kelistrikan, perpajakan kendaraan, perbankan, hingga jaminan kesehatan.

“Dengan integrasi ini, gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat akan lebih menyeluruh. IKD juga akan dilengkapi fitur perlindungan sosial untuk mendukung ketepatan program pemerintah,” tutupnya.

Dukungan Penuh Ketua DPRD Badung untuk Pembangunan Museum Perdamaian Bali

 




Badung, gianyardaily.com Rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali mulai diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Banjar Pengabetan, Desa Adat Kuta, pada Sabtu (2/5). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan konsep pembangunan museum yang direncanakan berdiri di area Bom Bali I, tepatnya di lokasi bekas Sari Club. Museum ini diharapkan menjadi tempat mengenang para korban tragedi kemanusiaan, sekaligus menghadirkan ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga nilai perdamaian, persatuan, dan kemanusiaan.

I Gusti Anom Gumanti dalam kesempatan itu menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Menurutnya, keberadaan Museum Taman Perdamaian Bali bukan hanya sebagai pengingat peristiwa sejarah, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi yang memiliki nilai penting bagi generasi masa depan.

Saturday, May 2, 2026

Kehadiran Wabup Badung Warnai Upacara Metatah Massal di Sobangan

 



Badung, gianyardail.com Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan upacara Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5).

Sebanyak 44 peserta mengikuti prosesi tersebut yang merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, serta Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat.

Upacara berlangsung penuh khidmat dan mencerminkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai tradisi dan keagamaan di Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung serta meringankan beban masyarakat dalam menjalankan kewajiban adat dan agama.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana Aci yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2026 sebesar Rp500 juta. Bantuan ini diterima langsung oleh Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya, disaksikan oleh para undangan dan krama yang hadir.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Adat Sobangan dalam menyukseskan rangkaian karya besar ini. Ia berharap seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar serta membawa berkah dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang terus diberikan, baik dalam pembangunan maupun kegiatan sosial keagamaan. Ia juga menjelaskan bahwa selain bantuan dari pemerintah daerah, kegiatan ini turut didukung melalui APBDes Sobangan sebesar Rp250 juta.

Ia menambahkan bahwa rangkaian karya di Pura Prajapati telah dimulai sejak 4 April, dengan puncak upacara berlangsung pada 29 April, dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, perwakilan DPRD Badung I Made Yudana, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana beserta jajaran, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta para Bendesa dan Kelian Adat se-Desa Adat Sobangan dan Dukuh Moncos.

Friday, May 1, 2026

Gubernur Bali dan Bupati Badung Hadiri Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga




Pemprov, gianyardaily.com Gubernur Bali, I Wayan Koster, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus mengikuti persembahyangan bersama dalam rangka Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga, Sabtu (2/5).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut menjadi wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian tradisi dan nilai-nilai spiritual yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Bali.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Gubernur Koster juga berkesempatan memundut Ida Bethara saat puncak odalan berlangsung. Prosesi sakral ini berjalan dengan khidmat dan diikuti oleh krama serta pemedek yang hadir.

Momentum ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian adat, budaya, serta kearifan lokal Bali.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan keagamaan, para pemimpin daerah diharapkan dapat terus meneguhkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan arah pembangunan di Bali.

Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Badung Soroti Pentingnya Pendidikan

 


Badung, gianyardaily.com Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turut menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kuta Utara dan berlangsung di SMK Pratama Widya Mandala pada Jumat (1/5/2026).

Mengangkat tema “Peran Strategis Guru dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Kabupaten Badung”, acara ini diikuti oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang di wilayah Kuta Utara. Seminar tersebut menjadi ruang berbagi wawasan sekaligus memperkuat peran guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Anom Gumanti memberikan apresiasi kepada PGRI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Ia menekankan bahwa guru memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Menurutnya, peringatan Hardiknas seharusnya menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di berbagai aspek. Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung sektor pendidikan, baik melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik maupun penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Diharapkan, melalui seminar ini, lahir gagasan dan langkah konkret yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Badung.

Thursday, April 30, 2026

Wabup Badung Hadiri Perayaan HUT ke-54 STT Dharma Prawerti di Abiansemal

 


Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna Teruni (STT) Dharma Prawerti yang digelar di Banjar Lambing, Desa Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kamis (30/4).

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini dan I Made Ponda Wirawan, Camat Abiansemal I.B. Putu Mas Arimbawa beserta jajaran, Angga Puri Lambing, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat kebersamaan antaranggota STT dan masyarakat. Ia menilai perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi wujud nyata kekompakan dan solidaritas generasi muda di tingkat banjar.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran sekaa teruna sebagai generasi penerus dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan lingkungan. Generasi muda diharapkan mampu menjauhi perilaku negatif serta terus berkontribusi melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Menurutnya, kreativitas dan inovasi pemuda perlu terus didorong agar mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan kepemudaan sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi generasi muda.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Wakil Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp20 juta. Bantuan juga diberikan oleh anggota DPRD Badung, yakni Putu Yunita Oktarini sebesar Rp20 juta serta I Made Ponda Wirawan sebesar Rp5 juta.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-54 STT Dharma Prawerti mengangkat tema “Bersatu dalam Semangat, Berkarya untuk Masa Depan.” Tema tersebut mencerminkan tekad generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain sebagai ajang mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi melalui pelantikan pengurus baru, sehingga keberlangsungan STT Dharma Prawerti dapat terus terjaga dan berkembang ke depan.

Tuesday, April 28, 2026

Perkuat Peran Kader, Ny. Putri Koster Tekankan Pemahaman Menyeluruh Posyandu

 


Upaya penguatan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat terus dimaksimalkan. Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi para kader dalam menjalankan fungsi pelayanan, pencatatan, hingga penyampaian aspirasi masyarakat.

Melalui kegiatan Bina Posyandu 2026, kader dibekali penguatan kapasitas berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta strategi implementasi di tingkat desa. Program ini diharapkan mampu menciptakan layanan yang lebih optimal, responsif, dan tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup bersama.

Sunday, April 12, 2026

Tinjau Sentra Kompos Penarungan, Wabup Tegaskan Kualitas Pengolahan Harus Terjaga

 


Badung, gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, turun langsung meninjau aktivitas pengolahan kompos di kawasan Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Minggu (12/4). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons atas aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan limbah organik berjalan sesuai kaidah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Made Agus Aryawan, bersama jajaran terkait. Kehadiran Perbekel Desa Penarungan, Ni Wayan Kerni, serta Bendesa Adat Penarungan, I Made Widiada, turut memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Wabup meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) permanen, melainkan area yang difungsikan sementara sebagai pusat pengolahan kompos.

“Ini bukan TPST, tetapi hanya dimanfaatkan sementara untuk mendukung proses pengolahan kompos,” jelasnya di hadapan warga.

Ia juga memaparkan bahwa sistem yang diterapkan di lokasi tersebut menggunakan metode pengolahan tertutup. Sampah organik diolah dengan cara dimasukkan ke dalam tanah, kemudian ditutup kembali sehingga proses pembusukan berlangsung secara alami tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Menurutnya, pendekatan ini efektif dalam meminimalkan bau serta mencegah potensi pencemaran, sehingga tetap aman bagi masyarakat sekitar.

Selain fokus pada penanganan sampah, Pemerintah Kabupaten Badung juga merancang penataan kawasan Taman Bung Karno menjadi ruang publik yang representatif. Kawasan ini direncanakan berkembang sebagai taman kota yang terintegrasi dengan pembangunan akses jalan baru yang menghubungkan wilayah Munggu dengan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan Penarungan.

Menutup kunjungannya, Wabup kembali menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengatasi persoalan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar penanganan sampah ini bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta Dorong Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah Saat Tinjau TPST Mengwitani



Badung, gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani pada Minggu (12/4) guna melihat kondisi operasional serta tantangan pengelolaan sampah di lapangan. Dalam kunjungannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi dari hulu hingga hilir, mengingat volume sampah yang masuk kini telah melampaui 120 ton setiap harinya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wabup turut menyerahkan 1.000 paket makanan kepada para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung. Ia mengapresiasi peran mereka yang disebutnya sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Peran petugas di lapangan sangat vital dan patut diapresiasi. Namun, upaya mereka tidak akan maksimal jika tidak dibarengi kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah,” ujar Bagus Alit Sucipta saat berada di lokasi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Badung tengah menyiapkan langkah percepatan untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah residu. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kejelasan regulasi agar fasilitas seperti incinerator dapat segera difungsikan secara optimal.

Menurutnya, beban kerja TPST Mengwitani saat ini sudah cukup tinggi. Dengan kapasitas pemilahan maksimal sekitar 90 ton per hari, jumlah sampah yang masuk masih jauh melampaui kemampuan tersebut. Oleh karena itu, selain penguatan teknologi sebagai solusi jangka pendek, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Plt. Kepala DLHK Badung, Made Agus Aryawan, menjelaskan bahwa komposisi sampah harian terdiri dari 70–90 ton sampah campuran dan 50–70 ton sampah organik. Tingginya angka ini menyebabkan antrean penanganan yang tidak terhindarkan, meskipun telah diterapkan sistem hybrid yang menggabungkan tenaga manusia dan mesin.

“Kapasitas yang ada belum mampu sepenuhnya mengimbangi volume sampah yang terus meningkat, sehingga penumpukan masih terjadi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pengolahan residu masih menghadapi kendala, terutama terkait regulasi operasional incinerator.

Menutup kunjungannya, Wabup kembali mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan perubahan. Ia mengajak seluruh warga untuk mulai membiasakan diri memilah sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi mewujudkan Badung yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Wednesday, April 8, 2026

Pegang Peran Penting, Ibu Putri Koster Harap Kader Posyandu Paham Program dan Bekerja dengan Baik



GIANYAR, gianyardaily.com Transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membawa pengaruh besar pada keberadaan lembaga ini. Dengan bidang tugas yang mencakup 6 Standar Layanan Minimal (SPM), 85 persen keberhasilan pembangunan di desa ditentukan kesuksesan pelaksanaan program Posyandu. 

Oleh karena itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster minta kader Posyandu meningkatkan pemahaman tentang 6 SPM agar mampu bekerja dengan baik. Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster dalam kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Wantilan Pura Manik Corong Desa Sumita dan Wantilan Balai Kanginan Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Selasa (7/4/2026).

Lebih jauh ia menyampaikan, kesuksesan program Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan akan menimbulkan efek domino positif dalam pembangunan. 

"Kesuksesan pelaksanaan program Posyandu akan berpengaruh pada 85 persen suksesnya pembangunan di Desa/Kelurahan. Hal ini juga akan berdampak pada suksesnya pembangunan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi," katanya. 

Menurut dia, Posyandu memegang peran penting karena lembaga ini mengedepankan pola bottom-up, di mana para kader proaktif jemput bola, mencatat persoalan yang dihadapi warga lalu memfasilitasi untuk mendapatkan tindak lanjut dari aparat pemerintahan secara berjenjang. 

"Kader Posyandu adalah harapan kita, untuk itu harus terus belajar dan tingkatkan pemahaman sesuai dengan bidang tugas masing-masing," imbuhnya. 

Selain itu, salah satu program yang saat ini sedang digalakkan untuk segera tertangani, adalah pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut membutuhkan peran serta seluruh masyarakat sebagai salah satu penghasil sampah. 

"Sampah-sampai yang kita hasilkan, sebaiknya kita kelola dari sumbernya, baik itu memilah, memilih dan mengumpulkan sesuai jenisnya sebelum kita serahkan untuk di bawa dan diolah di TPS3R dan TPST. Dengan begitu, kita sama-sama bertanggung jawab atas apa yang kita hasilkan. Karena sampah jika tidak dipertanggung jawabkan keberadaannya akan menjadi sumber membahayakan bagi masa depan anak cucu kita nantinya".

Untuk menyemangati kadernya di Desa/Kelurahan, dalam Aksos "Membina dan Berbagi", Ibu Putri Koster membagikan bantuan berupa 3.780 beras, 7.560 butir telur dan 250 kotak susu. Bantuan tersebut diberikan kepada 126 kader Posyandu Desa Sumita dan Babakan.

Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” juga diisi paparan mengenai transformasi Posyandu oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata. Dalam paparannya, Kadis PMD Dukcapil menyampaikan bahwa lingkup tugas Posyandu tak hanya kesehatan saja, namun diperluas pada bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat serta ketentreaman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. 

Posyandu yang dulu dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), saat ini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Perubahan ini menitikberatkan pada pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup, dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa hingga lansia.

Sejalan dengan program di tingkat Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa ia tengah berupaya meningkatkan kapasitas kader dan menyempurnakan kelembagaan Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan. Dia melaporkan, Gianyar memiliki 4.300 kader Posyandu dan seluruhnya sudah terdaftar. 

“Kami juga punya aplikasi sistem informasi Posyandu yang memungkinkan akses informasi terinregrasi hingga tingkat kabupaten,” pungkasnya. Buatkan headline dan isi untuk berita di instgram 

Sunday, April 5, 2026

Ny. Putri Koster Pimpin Gerakan Kulkul di Sulangai, Warga Antusias Wujudkan Lingkungan Bersih Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber, Siapkan Lomba Telajakan Berhadiah

 



BADUNG , gianyardaily.com Ketua TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, memimpin langsung Gerakan “Kulkul PKK dan Posyandu” yang digelar di Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (5/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber melalui gerakan gotong royong masyarakat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali.

Kedatangan Ny. Putri Koster disambut oleh jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta serta unsur kelembagaan desa lainnya.

Gerakan diawali dengan pemukulan kulkul sebagai tanda dimulainya kegiatan bersih lingkungan. Seluruh warga kemudian secara serentak membersihkan area rumah masing-masing, mulai dari dalam rumah, halaman, hingga telajakan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Melihat semangat tersebut, Ny. Putri Koster menggagas lomba penataan telajakan yang akan digelar pada Mei 2026 dengan total hadiah Rp10 juta untuk lima terbaik.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumber. Sampah organik diharapkan dapat dikelola secara mandiri di rumah, sementara sampah anorganik dipilah untuk selanjutnya diangkut.

“Sesibuk apa pun, kalau ada niat pasti kebersihan lingkungan bisa terwujud,” tegas Ny. Putri Koster.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan bersih lingkungan sebagai rutinitas, khususnya pada minggu pertama setiap bulan. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster turut terjun langsung bersama warga, memberikan contoh penataan telajakan dengan menanam berbagai jenis tanaman hias.

Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan desa berbasis kebersihan dan pariwisata.

Sebagai penutup, Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram kepada masyarakat Desa Sulangai yang didistribusikan melalui pemerintah desa.

Progres Turyapada Tower Capai 45 Persen, Gubernur Koster Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu



BULELENG , gianyardaily.com Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung progres pembangunan tahap kedua Turyapada Tower pada Minggu (5/4).

Dalam kunjungannya, Gubernur Koster meninjau sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga fasilitas pendukung seperti area glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.

Perhatian khusus juga diberikan pada penataan lanskap, termasuk akses menuju area parkir serta konektivitas antar fasilitas. Gubernur Koster menegaskan bahwa seluruh pembangunan harus menggunakan material berkualitas tinggi serta memanfaatkan tanaman lokal untuk memperkuat identitas kawasan.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” tegas Gubernur Koster.

Saat ini, progres pembangunan tahap kedua telah mencapai 45 persen. Gubernur Koster menargetkan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan tahap penyempurnaan hingga peresmian pada Desember mendatang.

Gubernur Koster juga menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis. Menurutnya, Turyapada Tower merupakan ikon baru Bali yang harus dibangun dengan standar tinggi.

“Harus tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, yang berharap keberadaan proyek ini mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Buleleng.

Friday, April 3, 2026

Ibu Putri Koster Ingatkan Integritas Penyiaran di Peringatan HARSIARNAS ke-93 Tekankan Kualitas Informasi dan Bahaya Hoaks di Era Media Sosial

 


DENPASAR, gianyardaily.com Peringatan Hari Penyiaran Nasional (HARSIARNAS) ke-93 menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas dan integritas dunia penyiaran. Hal tersebut disampaikan Ni Putu Putri Suastini Koster saat menghadiri peringatan HARSIARNAS di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Jumat (3/4).

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Putri Koster yang juga merupakan penerima penghargaan lifetime achievement dari KPID Bali, menyampaikan apresiasinya kepada insan penyiaran yang telah berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang edukatif, faktual, dan membangun.

Ia menegaskan bahwa kualitas sebuah siaran ditentukan oleh keakuratan data, transparansi informasi, serta kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Informasi yang baik harus mampu memberikan edukasi, disampaikan secara cepat, tepat, serta berdasarkan fakta yang sebenarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas di tengah pesatnya perkembangan media sosial yang kerap memicu penyebaran informasi tidak benar atau hoaks. Menurutnya, insan penyiaran harus mampu menjadi filter informasi sekaligus menjaga marwah jurnalistik agar tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat

Sementara itu, Ketua KPID Bali, Agus Astapa, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap seluruh konten siaran, baik radio maupun televisi, termasuk platform digital.

Ia menyebutkan, dari puluhan lembaga penyiaran yang ada di Bali, hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran serius. Namun, pihaknya tetap akan memberikan teguran hingga sanksi tegas apabila ditemukan konten yang menyimpang dari standar penyiaran.

Peringatan HARSIARNAS ke-93 yang mengusung tema “Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional” ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah insan penyiaran dan pelaku seni yang dinilai berkontribusi dalam menjaga kualitas siaran serta pelestarian budaya lokal Bali.

Koster Siapkan Penataan Besakih Berkelanjutan, Akses Jalan hingga Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas

 


Karangasem, gianyardaily.com Gubernur Bali Wayan Koster terus mendorong penataan kawasan suci Besakih secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian sekaligus meningkatkan kenyamanan umat.

Saat menghadiri puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh, Kamis (2/4/2026), Koster menyampaikan bahwa penataan kawasan Besakih kini telah memasuki tahap kedua, setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp800 miliar.

Tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp203 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Penataan ini dilakukan dengan tetap menjaga nilai historis, arsitektur, serta keseragaman estetika kawasan.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan mencolok dalam bahan maupun warna bangunan di kawasan Besakih agar tetap mencerminkan kesucian dan keaslian.

Lebih lanjut, Koster juga mengungkapkan rencana tahap ketiga berupa penataan akses jalan menuju Besakih dari berbagai arah seperti Klungkung dan Bangli. Studi perencanaan akan dimulai pada 2026–2027, dengan target pembangunan pada 2028 hingga 2030 untuk mengantisipasi kemacetan di masa mendatang.

Selain penataan kawasan, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mendorong program strategis lainnya, termasuk pengelolaan sampah. Ke depan, Tempat Pembuangan Sementara hanya akan menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026.

Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik juga akan dimulai pada pertengahan 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027, sehingga pada 2028 seluruh sampah di Bali dapat diolah menjadi energi.

Di sisi lain, kondisi Bali tetap menunjukkan tren positif. Hingga 31 Maret 2026, kunjungan wisatawan domestik meningkat hingga 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Koster juga mengapresiasi Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang berhasil mencatat pendapatan Rp14,5 miliar pada 2025, yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan upacara dan operasional kawasan. Pemerintah Provinsi Bali turut memberikan bantuan sebesar Rp3,2 miliar untuk pelaksanaan karya tahun ini.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali agar tetap aman, bersih, dan harmonis di tengah berbagai dinamika global.

Ketua DPRD Badung Hadiri Pelantikan Perbekel Antar Waktu Bersama Bupati Adi Arnawa



BADUNG , gianyardaily.com Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam pelantikan Perbekel Antar Waktu (PAW) yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (31/3).

Pelantikan tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Pangsan, Kecamatan Petang, serta Desa Sedang dan Desa Bongkasa di Kecamatan Abiansemal. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan fakta integritas, serta penyerahan mandat kepada para perbekel yang dilantik.

Adapun pejabat yang resmi dilantik yaitu I Gusti Ngurah Muliharta sebagai Perbekel Desa Pangsan untuk masa jabatan 2026–2029, I Gusti Ngurah Suwindra sebagai Perbekel Desa Sedang periode 2026–2029, serta I Gusti Agung Sumajaya sebagai Perbekel Desa Bongkasa dengan masa jabatan hingga tahun 2030.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gst Lanang Umbara, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, para camat se-Badung, serta unsur kelembagaan desa seperti BPD, LPM, organisasi kewanitaan, hingga para perbekel dan Ketua TP PKK se-Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan ucapan selamat kepada para perbekel yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya kesiapan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memahami kondisi wilayah serta menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para perbekel segera melakukan penyesuaian dengan arah kebijakan dan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten menjadi kunci dalam memastikan program pembangunan berjalan optimal.

“Perbekel yang dilantik hari ini diharapkan dapat langsung beradaptasi dan menyelaraskan program kerja dengan visi misi pemerintah daerah, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta mendorong percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Thursday, April 2, 2026

Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Ribuan Permohonan Jadi Bukti Kesadaran Masyarakat Meningkat

 



Gubernur Bali Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Bali. Hal tersebut terlihat saat dirinya mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam penyerahan HKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4).

Di bawah kepemimpinannya, kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan HKI menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI. Sementara itu, hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2026, jumlah permohonan telah mencapai 5.003.

Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perlindungan karya, sekaligus hasil dari upaya edukasi dan sosialisasi yang terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Menurut Koster, perlindungan HKI bukan hanya sekadar aspek legalitas, tetapi juga bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali. Dengan adanya perlindungan resmi, karya masyarakat tidak hanya aman dari pembajakan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Melalui pelindungan HKI, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan penghargaan kepada para penciptanya,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam penguatan ekosistem HKI di Bali.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Bali tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuatnya melalui sistem hukum yang modern di tengah arus globalisasi.

-->