Thursday, May 7, 2026

Wabup Badung Serahkan Mesin Pencacah untuk Dukung Gerakan Pilah Sampah di Sempidi

 



Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah sampah dan ribuan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Desa Sempidi, Jumat (8/5). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah desa adat.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Badung, di antaranya Asisten II Setda Badung Agus Aryawan, Sekretaris DLHK Badung I Wayan Narayana, Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka, beserta jajaran prajuru adat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit menyampaikan bahwa Desa Sempidi memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong hadirnya solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah di tingkat desa.

Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Adat Sempidi yang telah mengembangkan TPST 3R dan menggandeng pihak swasta dalam pengolahan sampah. Langkah tersebut dinilai mampu membantu mengurangi beban penanganan sampah di wilayah Mengwi dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sebanyak 1.781 bag komposter kepada warga desa untuk mendukung pengolahan sampah organik dari rumah tangga. Selain itu, bantuan CSR dari PT Anugrah (PT Wings) berupa satu unit mesin pencacah sampah juga diserahkan guna menunjang kapasitas pengolahan sampah di desa. Mesin tersebut mampu beroperasi hingga delapan jam per hari dengan kapasitas pencacahan lebih dari satu ton sampah setiap jamnya.

Menurut Wabup, Pemkab Badung juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui pengadaan alat Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan mulai beroperasi di TPST 3R Mengwi. Teknologi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi bahan bakar alternatif.

Ia berharap masyarakat dapat terus konsisten melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar sistem pengelolaan yang dibangun pemerintah dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap upaya penanganan sampah di desa adat. Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Adat Sempidi siap mendukung program pengelolaan sampah melalui budaya memilah sampah dari sumber secara berkesinambungan.

0 Comments:

Post a Comment

-->