Melawan Stigma Lewat Bisnis: Kisah Agung Krisna Bangun 'Offline Store' Game Pertama di Bali

Dunia game digital bagi sebagian anak muda tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan keterampilan dan aktivitas usaha.

BKS-LPD Badung Genap 26 Tahun, Bupati Adi Arnawa: Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuat

Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Badung memperingati hari jadinya yang ke-26 dengan menggelar perayaan di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (22/8/2026).

Ketua DPRD Badung Hadiri Simulasi Sispamkota, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

Kesiapan menghadapi berbagai situasi kontingensi menjadi perhatian bersama di Kabupaten Badung.

Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali

Selama kurang lebih tujuh tahun, Jero Mangku Ketut Wijana menjalani kehidupan tanpa pekerjaan tetap.

TPA Suwung Kembali Terbakar, Cuaca Panas Diduga Picu Kobaran Api

Kebakaran kembali muncul di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Bali, Minggu (23/8/2026). Kobaran api yang berasal dari tumpukan sampah berhasil ditangani dengan cepat setelah petugas langsung melakukan pemadaman.

Friday, July 3, 2026

Gubernur Koster Apresiasi Drama Gong Lawas "Grenggeng Maya", Tegaskan Komitmen Jaga dan Regenerasikan Seni Tradisi Bali

 



Pemprov Bali, gianyardaily.com Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pementasan Drama Gong Lawas "Grenggeng Maya" yang dipentaskan oleh Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas Padsmagol, Desa Kesiman Kertalangu, dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (2/7).

Pementasan yang mengangkat lakon Rekasadana tersebut mendapat sambutan antusias dari ribuan penonton yang memadati area pertunjukan. Kehadiran Gubernur Koster menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Bali terhadap keberlangsungan seni pertunjukan tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas budaya Bali.

Usai menyaksikan pementasan, Gubernur Koster mengungkapkan bahwa dirinya telah menggemari Drama Gong sejak kecil. Menurutnya, selain menghadirkan hiburan, Drama Gong juga mengandung pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang relevan sebagai tuntunan dalam kehidupan bermasyarakat maupun kepemimpinan.




"Drama Gong adalah salah satu kesenian tradisional Bali yang sangat digemari masyarakat dan mampu bertahan hingga saat ini. Kita harus menjaga, merawat, dan terus melakukan regenerasi agar warisan budaya ini tetap hidup di tengah perkembangan zaman," ujar Gubernur Koster.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur Bali juga berkesempatan berfoto bersama seluruh pemain dan sekaa Drama Gong Lawas Padsmagol sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kelestarian seni tradisi Bali.

Melalui penyelenggaraan PKB XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali terus berkomitmen memperkuat pelindungan, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali sebagai warisan budaya yang menjadi jati diri Pulau Dewata.

Wednesday, July 1, 2026

Libatkan Pelajar SMA se-Bali, HKG PKK ke-54 Jadi Wadah Membentuk Generasi Sehat, Berkarakter, dan Cinta Budaya

 


Denpasar, gianyardaily.com Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, membuka Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali di Gedung Narigraha, Rabu (1/7).


Dalam sambutannya, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Menurutnya, seorang ibu memiliki peran sebagai pendidik pertama dalam keluarga, sementara sekolah menjadi tempat menanamkan nilai budi pekerti, etika, dan sopan santun yang akan menjadi bekal anak hingga dewasa.


Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali diikuti siswa-siswi SMA dari seluruh kabupaten/kota di Bali dengan satu tim beranggotakan 20 peserta. Melalui kegiatan ini, para pelajar diajak membangun pola hidup sehat sekaligus memperkuat karakter melalui olahraga.


Selain lomba senam, rangkaian HKG PKK ke-54 juga menghadirkan lomba memasak dan paduan suara. Ketiga perlombaan tersebut dirancang sebagai media pembelajaran untuk menanamkan sportivitas, mempererat persaudaraan antarpelajar, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Bali sejak usia dini.


Ibu Putri Koster juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai ajang belajar dan membangun kebersamaan. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan semangat menjaga kekompakan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi sportivitas.

-->