Pelanggaran Berat, Tiga ASN Gianyar Diberhentikan dari Jabatannya

Gianyar, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas dengan memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) akibat pelanggaran disiplin berat. Sanksi ini dijatuhkan setelah masing-masing terbukti melakukan pelanggaran serius, mulai dari kasus narkotika hingga ketidakhadiran tanpa keterangan.

Warga Melaya Dikejutkan Penemuan Paus di Pantai Anyar Sari

Jembrana, gianyardaily.com Seekor paus ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (5/5/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar.

Ny. Putri Koster Resmi Buka Bina Posyandu Angkatan IV, Peran Kader Diperkuat

Denpasar, gianyardaily.com Upaya memperkuat fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditekankan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Bapelkesmas Provinsi Bali.

aliyoni Solution Day 2026 Dibuka, Dewa Indra Soroti Peran Penting IAP

Pemprov Bali, gianyardaily.com Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya peran Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai salah satu pilar strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang berlangsung di The Meru Hotel, Selasa (5/5).

Badung Percepat Digitalisasi, IKD Dorong Layanan Sosial Lebih Tepat Sasaran

Badung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat langkah transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu upaya strategis yang kini didorong adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Monday, May 11, 2026

Proyek Jalan Strategis Senilai Rp50,6 Miliar Resmi Bergulir di Nusa Penida


 

Klungkung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali melanjutkan upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Nusa Penida melalui proyek peningkatan ruas Jalan Sampalan–Toyapakeh. Program tersebut resmi diluncurkan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forkopimda, Senin (11/5/2026).

Pelaksanaan proyek dilakukan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memperbaiki kondisi jalan utama yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat maupun wisatawan di Nusa Penida. Ruas jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga akses menuju kawasan pariwisata.

Perbaikan infrastruktur akan dilakukan sepanjang kurang lebih delapan kilometer dengan target meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Pemerintah berharap pembangunan ini mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menunjang pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berkembang di kawasan kepulauan tersebut.

Dalam keterangannya, Bupati I Made Satria meminta masyarakat memahami proses pengerjaan yang sedang berlangsung dan tetap mendukung jalannya pembangunan. Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan penanganan jalan rusak secara bertahap agar manfaatnya dapat segera dirasakan warga.

Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan daya saing pariwisata Nusa Penida di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana, menjelaskan proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan pengawasan teknis dari CV Dinamika Desain.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak lebih dari Rp50,6 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender. Setelah pekerjaan selesai, akan dilanjutkan masa pemeliharaan selama satu tahun guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.

Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap proyek strategis ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Nusa Penida serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sunday, May 10, 2026

Goa Jepang di Klungkung Kian Sunyi, Wisatawan Jarang Berkunjung

 



Klungkung,gianyardaily.com Objek wisata bersejarah Goa Jepang yang berada di wilayah Desa Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, kini terlihat semakin lengang dari aktivitas wisatawan. Lokasi yang dulunya sempat dikembangkan sebagai kawasan singgah wisata itu perlahan kehilangan daya tarik akibat minimnya pengelolaan dan kurangnya aktivitas pendukung di area sekitar.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (09/05/2026) menunjukkan suasana kawasan yang relatif sepi. Penanda bertuliskan “Cagar Budaya Goa Jepang” masih berdiri di pintu masuk kawasan, namun sejumlah fasilitas umum tampak tidak lagi terawat dengan baik.

Area rest area yang sebelumnya dikelola Desa Adat Koripan Tengah kini terlihat kurang aktif. Beberapa fasilitas seperti gazebo, taman bermain, toilet umum, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik tampak tidak dimanfaatkan secara optimal. Kedai makan yang dahulu melayani pengunjung juga sudah tidak beroperasi.

Wakil Bendesa Adat Koripan Tengah, Wayan Ardana, menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata tersebut sempat dijalankan desa adat dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan desa sekaligus menghidupkan potensi wisata sejarah di wilayah tersebut. Namun tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan jumlah kunjungan membuat pengelolaan akhirnya dihentikan.

Menurutnya, sebelumnya kawasan itu juga pernah dikelola pihak ketiga yang membangun sejumlah fasilitas penunjang wisata. Akan tetapi, kondisi serupa kembali terjadi karena rendahnya jumlah wisatawan yang datang ke lokasi.

Selain persoalan kunjungan, kondisi infrastruktur di sekitar kawasan juga menjadi perhatian. Beberapa titik disebut mengalami longsor, sementara kebersihan area trotoar dan lingkungan sekitar selama ini lebih banyak ditangani secara gotong royong oleh masyarakat desa adat.

Pihak desa adat berharap ke depan ada perhatian lebih serius terhadap keberadaan Goa Jepang sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Klungkung. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan investor maupun pihak swasta agar kawasan tersebut dapat kembali dikembangkan dan tidak terus terbengkalai.

Saturday, May 9, 2026

BPIFK Hadir di Bali, Wagub Dorong Produk Fesyen dan Kriya Tembus Pasar Lebih Luas

 


Pemprov Bali, gianyardaily.com Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyatakan optimisme terhadap perkembangan industri kreatif di Bali usai peresmian Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) yang berlokasi di Kuta, Badung, Jumat (8/5). Peresmian tersebut dilakukan bersama Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menurut Giri Prasta, Bali memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus pusat kegiatan bisnis dan pariwisata internasional di kawasan Indonesia Timur. Ia menilai sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) menjadi salah satu peluang strategis yang dapat terus dikembangkan di Pulau Dewata.

Ia juga menyambut positif hadirnya BPIFK yang dinilai mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) serta UMKM di bidang fesyen dan kriya. Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, BPIFK diyakini dapat membantu pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produk, kreativitas, dan daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Balai tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti ruang workshop fesyen, kriya kayu, keramik, hingga kriya logam atau perhiasan. Selain itu tersedia creative hub, inkubator bisnis kreatif, layanan konsultasi industri, serta sarana pengembangan inovasi bagi para pelaku industri kreatif.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut Bali sebagai wilayah yang sangat potensial untuk menjadi pusat industri fesyen dan kriya nasional. Selain memiliki pasar pariwisata yang kuat, Bali juga dikenal memiliki sumber daya perajin kreatif dengan kualitas produk yang telah diakui dunia internasional.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan industri kreatif Bali tidak lepas dari budaya lokal yang masih terjaga dan menjadi inspirasi lahirnya berbagai produk unggulan. Saat ini Bali tercatat memiliki puluhan sentra IKM fesyen dan ratusan sentra kriya yang tersebar di berbagai daerah.

Pengakuan dunia terhadap kualitas kriya Bali juga terlihat dari penghargaan World Craft City yang diterima Kabupaten Gianyar dari World Crafts Council pada tahun 2019. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat industri kreatif berbasis budaya di Indonesia.

Kehadiran BPIFK diharapkan mampu mempercepat pengembangan industri fesyen dan kriya melalui peningkatan kapasitas SDM, inovasi desain, pemanfaatan teknologi, hingga perluasan akses pasar global bagi produk-produk lokal Indonesia.

Friday, May 8, 2026

Momentum Pisah Sambut Kajati, Gubernur Koster Tekankan Kerja Sama Strategis

 


Pemprov, gianyardaily.com  Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang digelar di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Momentum tersebut menjadi ajang penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Kejaksaan Tinggi Bali dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas penegakan hukum di Bali.

Acara turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forkopimda Bali, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Bali. Penampilan seni budaya dari siswa SMK Negeri 5 Denpasar turut menambah semarak suasana acara.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan selamat datang kepada Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mengawal berbagai program strategis yang tengah berjalan di Bali.

Menurut Koster, Bali saat ini menghadapi banyak agenda pembangunan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, dukungan Kejaksaan Tinggi Bali dinilai memiliki peran penting dalam pendampingan hukum serta pengawasan pembangunan daerah maupun program nasional.

Selain menyambut pejabat baru, Koster juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Kajati Bali Chatarina Muliana atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin selama bertugas di Bali. Ia menilai hubungan antara Forkopimda dan pemerintah daerah selama ini berjalan harmonis dan solid dalam menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda Bali selama masa tugasnya. Ia mengaku Bali memberikan pengalaman berkesan, terutama karena kuatnya koordinasi antarinstansi dalam menghadapi berbagai isu strategis daerah.

Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapannya mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali. Sebelumnya, ia diketahui pernah terlibat dalam pengamanan sejumlah proyek strategis nasional di Bali saat bertugas di Kejaksaan Agung.

Ia menegaskan Kejati Bali akan terus hadir melalui fungsi pendampingan hukum, intelijen, dan pengamanan pembangunan strategis demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Pisah sambut Kajati Bali kali ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan menjadi simbol kuatnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas, memperkuat sinergi, serta mengawal arah pembangunan Bali ke depan.

Thursday, May 7, 2026

Wabup Badung Serahkan Mesin Pencacah untuk Dukung Gerakan Pilah Sampah di Sempidi

 



Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah sampah dan ribuan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Desa Sempidi, Jumat (8/5). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah desa adat.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Badung, di antaranya Asisten II Setda Badung Agus Aryawan, Sekretaris DLHK Badung I Wayan Narayana, Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka, beserta jajaran prajuru adat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit menyampaikan bahwa Desa Sempidi memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong hadirnya solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah di tingkat desa.

Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Adat Sempidi yang telah mengembangkan TPST 3R dan menggandeng pihak swasta dalam pengolahan sampah. Langkah tersebut dinilai mampu membantu mengurangi beban penanganan sampah di wilayah Mengwi dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sebanyak 1.781 bag komposter kepada warga desa untuk mendukung pengolahan sampah organik dari rumah tangga. Selain itu, bantuan CSR dari PT Anugrah (PT Wings) berupa satu unit mesin pencacah sampah juga diserahkan guna menunjang kapasitas pengolahan sampah di desa. Mesin tersebut mampu beroperasi hingga delapan jam per hari dengan kapasitas pencacahan lebih dari satu ton sampah setiap jamnya.

Menurut Wabup, Pemkab Badung juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui pengadaan alat Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan mulai beroperasi di TPST 3R Mengwi. Teknologi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi bahan bakar alternatif.

Ia berharap masyarakat dapat terus konsisten melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar sistem pengelolaan yang dibangun pemerintah dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap upaya penanganan sampah di desa adat. Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Adat Sempidi siap mendukung program pengelolaan sampah melalui budaya memilah sampah dari sumber secara berkesinambungan.

Wednesday, May 6, 2026

Cuaca Panas di Bali Makin Terik, Ini Tips Agar Tubuh Tetap Fit

 


Cuaca panas belakangan ini mulai terasa di berbagai wilayah Bali, terutama saat siang hari. Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa memicu dehidrasi, sakit kepala, hingga kulit terbakar jika tidak diantisipasi dengan baik.

Berikut beberapa tips agar tetap nyaman saat beraktivitas di tengah cuaca panas:

• Perbanyak minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan
• Gunakan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan
• Hindari terlalu lama berada di bawah matahari pukul 11.00–15.00 WITA
• Gunakan pakaian berwarna terang dan menyerap keringat
• Konsumsi buah yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon
• Istirahat cukup agar tubuh tidak mudah lelah akibat suhu panas

Jangan anggap sepele cuaca panas ekstrem. Jaga kesehatan dan tetap bijak beraktivitas di luar ruangan.

Proses Nekropsi Paus Sperma di Jembrana Nyaris Terganggu karena Gigi Diburu

 



Jembrana, gianyardaily.com Proses pemeriksaan atau nekropsi terhadap bangkai paus sperma yang terdampar di pesisir Pantai Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, masih terus dilakukan hingga Rabu (6/5/2026) petang. Di tengah proses tersebut, petugas menemukan indikasi adanya upaya pengambilan gigi paus oleh oknum tak dikenal.

Sejak pagi, lokasi terdamparnya mamalia laut berukuran besar itu dipadati warga yang ingin melihat langsung proses penanganan. Meski petugas telah memasang garis pembatas, sejumlah warga dilaporkan sempat mencoba mendekati area nekropsi.

Cuaca buruk berupa hujan deras juga menjadi kendala dalam proses pemeriksaan di lapangan, sehingga hingga pukul 18.00 WITA nekropsi belum sepenuhnya selesai dilakukan.

Sebelumnya, paus sperma tersebut ditemukan terdampar pada Selasa (5/5/2026). Warga sempat melihat paus masih dalam kondisi hidup saat berada di perairan dangkal sekitar pukul 14.00 WITA. Namun, kondisi air laut yang surut membuat hewan itu tidak mampu kembali ke laut dan akhirnya mati beberapa jam kemudian.

Relawan Jaringan Satwa Indonesia (JSI), drh. Abdullatif Muhammad, menjelaskan bahwa nekropsi baru dapat dilaksanakan setelah kondisi air memungkinkan. Paus yang diperiksa diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang mencapai sekitar 17 meter.

Menurutnya, terdapat beberapa dugaan awal penyebab kematian paus tersebut. Salah satunya adalah crush syndrome akibat hilangnya tekanan air yang menopang tubuh paus saat terdampar. Selain itu, gangguan pernapasan juga diduga terjadi ketika air masuk melalui saluran pernapasan atau blow hole.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, tim mengambil lebih dari 20 sampel organ yang akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium, termasuk untuk kebutuhan analisis DNA.

Terkait dugaan pengambilan gigi paus, tim menemukan sejumlah kerusakan di area mulut yang mengindikasikan adanya upaya pencabutan secara paksa. Petugas masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Satpolairud Polres Jembrana terus melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah gangguan selama proses penanganan berlangsung. Setelah nekropsi selesai, bangkai paus direncanakan akan segera dikuburkan.

Gubernur Koster Sambut dan Lepas Dua Menhan di Bali, Tandai Penguatan Diplomasi Pertahanan Indonesia-Jepang



Badung,gianyardaily.com  Gubernur Bali, Wayan Koster, mengantar keberangkatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Jepang, H.E. Koizumi Shinjiro, beserta rombongan melalui VIP II Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (4/5/2026) pagi.

Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda strategis kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Jepang yang sebelumnya berlangsung di Bali. Menteri Pertahanan Jepang diketahui menghadiri Defence Minister Meeting 2026 serta jamuan makan malam resmi yang dipimpin Menteri Pertahanan RI pada Minggu (3/5/2026) malam.

Selain agenda utama pertemuan pertahanan, kunjungan tersebut juga diisi kegiatan cultural visit yang menjadi bagian dari tradisi diplomatik dalam forum bilateral maupun multilateral guna mempererat hubungan antarnegara.

Usai kegiatan di Bali, Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pertahanan Jepang dijadwalkan melanjutkan agenda ke Jakarta untuk melaksanakan penandatanganan Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang pada hari yang sama.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik Indo-Pasifik yang terus berkembang.

Kehadiran forum internasional tersebut sekaligus kembali menegaskan posisi Bali sebagai lokasi strategis penyelenggaraan diplomasi global. Pulau Dewata dinilai mampu menjadi ruang pertemuan penting dalam mendukung penguatan kerja sama internasional Indonesia dengan berbagai negara sahabat.

Penertiban Pembuang Sampah Liar di Jimbaran, Pelanggar Diminta Angkut Kembali Sampahnya

 


Badung, gianyardaily.com Pecalang Desa Adat Jimbaran mengambil langkah tegas terhadap aksi pembuangan sampah ilegal di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Senin (4/5/2026) malam. Penindakan dilakukan setelah volume sampah di beberapa titik terus meningkat dan diduga berasal dari oknum luar wilayah.

Sekretaris Pecalang Desa Adat Jimbaran, I Wayan Bira, mengungkapkan bahwa awalnya tumpukan sampah hanya terlihat di satu lokasi dekat perbatasan Kedonganan–Jimbaran. Namun, seiring waktu jumlahnya semakin banyak hingga meresahkan warga sekitar.

Melihat kondisi tersebut, pecalang bersama aparat lingkungan meningkatkan patroli malam guna mengawasi area rawan pembuangan sampah liar. Hasilnya, sekitar pukul 23.00 WITA petugas mendapati dua orang tengah membuang sampah menggunakan sepeda motor dengan membawa kantong plastik berisi sampah rumah tangga.

Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya diketahui bukan warga Jimbaran dan tinggal di kawasan Mumbul. Mereka diduga telah beberapa kali melakukan aksi serupa di lokasi tersebut.

Pihak pecalang kemudian memberikan pembinaan sekaligus menjelaskan aturan adat yang berlaku terkait penanganan sampah. Sesuai Pararem Nomor 01 Tahun 2025, pelaku pembuangan sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi denda hingga Rp25 juta.

Karena tidak sanggup membayar denda, para pelaku akhirnya diminta bertanggung jawab dengan mengangkut kembali seluruh sampah di lokasi menggunakan mobil pickup sewaan.

Pengawasan kini terus diperketat, khususnya pada malam hingga dini hari di sejumlah titik yang dianggap rawan. Bahkan dalam patroli lanjutan, petugas kembali mengamankan beberapa pelaku lainnya yang kedapatan membuang sampah secara ilegal.

Pecalang Desa Adat Jimbaran berharap penertiban ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.

omisi I dan II DPRD Badung Soroti Regulasi dan Batasan Usaha PMA

 


Badung, gianyardaily.com Pimpinan beserta anggota Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja gabungan lintas komisi pada Selasa (5/5/2026) untuk membahas aktivitas usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Kabupaten Badung.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan kegiatan usaha PMA yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Bali.

Dalam pembahasan, DPRD Badung menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas investasi asing agar tetap berjalan sesuai regulasi dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun tata ruang daerah.

Selain itu, forum juga membahas kepatuhan perizinan usaha serta sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan prinsip keberlanjutan dan pelestarian budaya Bali.

Untuk mendukung pembahasan yang lebih komprehensif, rapat turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, DPRD Badung berharap implementasi kebijakan pembatasan PMA dapat berjalan lebih optimal serta mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dengan kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Pimpinan DPRD Badung menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontrol terhadap investasi asing, sehingga pembangunan di Kabupaten Badung tetap berpihak pada keberlanjutan serta kearifan lokal Bali.

Wabup Bagus Alit dan Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan HUT Ke-22 Baladika Bali




Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak peringatan HUT ke-22 Baladika Bali yang berlangsung di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5). Kegiatan yang mengangkat tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan” ini dihadiri ribuan anggota Baladika Bali dan Laskar Bali dari berbagai kabupaten/kota di Bali.

Perayaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Baladika Bali menyerahkan sebanyak 2.200 tong dan bag komposter kepada warga Kelurahan Sading sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.

Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan bahwa momentum ulang tahun organisasi harus menjadi penguat solidaritas sekaligus sarana meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi hadir memberikan manfaat nyata, salah satunya lewat program pengolahan sampah dari rumah tangga,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi Baladika Bali dan Laskar Bali yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari aksi kebersihan lingkungan, penghijauan, bantuan sosial, hingga donor darah.

Selain program komposter, kegiatan sosial lainnya turut dilaksanakan seperti bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, program bedah rumah untuk warga kurang mampu, serta aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kantong darah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menegaskan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk terus bergerak melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, persoalan lingkungan, khususnya sampah, membutuhkan kerja sama dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika kita bersatu, berbagai persoalan daerah akan lebih mudah diselesaikan,” tegasnya. 

Tuesday, May 5, 2026

Pelanggaran Berat, Tiga ASN Gianyar Diberhentikan dari Jabatannya

 


Gianyar, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas dengan memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) akibat pelanggaran disiplin berat. Sanksi ini dijatuhkan setelah masing-masing terbukti melakukan pelanggaran serius, mulai dari kasus narkotika hingga ketidakhadiran tanpa keterangan.

Dua ASN yang diberhentikan diketahui terjerat kasus narkoba. Keduanya adalah DMCDPP yang bertugas di Satpol PP Gianyar serta KSS dari Dinas Lingkungan Hidup. Penjatuhan sanksi dilakukan setelah adanya putusan pengadilan yang menyatakan keduanya bersalah.

Ketua Tim Pertimbangan Hukum Disiplin (TPHD) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, menjelaskan bahwa pemberhentian tersebut telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Selain itu, satu ASN lainnya berinisial LNH juga dikenai sanksi serupa karena melanggar disiplin kerja. Ia diketahui tidak masuk kerja selama sepuluh hari berturut-turut tanpa memberikan keterangan yang sah.

Menurutnya, keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menegakkan aturan serta menjaga profesionalisme di lingkungan ASN. Penegakan disiplin ini diharapkan dapat menjadi peringatan sekaligus pembelajaran bagi seluruh pegawai agar tetap mematuhi aturan yang berlaku.


Warga Melaya Dikejutkan Penemuan Paus di Pantai Anyar Sari



Jembrana, gianyardaily.com Seekor paus ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (5/5/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar.

Berdasarkan informasi, paus tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 14.00 WITA. Mamalia laut berjenis paus sperma itu diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang mencapai kurang lebih 15 meter.

Kapolsek Melaya, Kompol Ketut Sukadana, menjelaskan bahwa sebelumnya paus sempat terlihat masih bergerak di perairan sekitar 100 meter dari bibir pantai. Namun, seiring air laut mulai surut, pergerakan paus melemah hingga akhirnya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Saat ditemukan, posisi paus berada dengan bagian kepala mengarah ke laut. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi paus.

Pemeriksaan awal telah dilakukan oleh tim dokter hewan dari jaringan konservasi satwa. Hasil identifikasi memastikan bahwa paus tersebut merupakan jenis paus sperma betina dengan ukuran sekitar 15 meter. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.

Ny. Putri Koster Resmi Buka Bina Posyandu Angkatan IV, Peran Kader Diperkuat

 


Denpasar, gianyardaily.com Upaya memperkuat fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditekankan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Bapelkesmas Provinsi Bali.

Dalam sambutannya pada Selasa (5/5), Ny. Putri Koster menegaskan bahwa peran kader Posyandu tidak hanya sebatas memberikan layanan dasar. Ia menilai kader memiliki posisi penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, terutama dalam menyampaikan berbagai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, pengelolaan Posyandu harus dilakukan secara terstruktur dan optimal. Kader diharapkan mampu melakukan pendataan, memahami kondisi masyarakat, serta menyampaikan informasi yang akurat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Kegiatan ini diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Peserta terdiri dari kader Posyandu serta tim pembina di berbagai tingkatan, mulai dari kota, kecamatan, hingga desa. Kehadiran peserta dari dua wilayah ini menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu secara merata.

Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader agar lebih memahami pelaksanaan program Posyandu secara menyeluruh.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber lintas sektor, termasuk dari Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Dinas Sosial. Materi yang diberikan mencakup penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), pemahaman program, hingga pembahasan isu strategis dan kebijakan terbaru.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana mengintegrasikan program Posyandu ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader semakin siap dalam menjalankan perannya secara optimal serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

aliyoni Solution Day 2026 Dibuka, Dewa Indra Soroti Peran Penting IAP

 


Pemprov Bali, gianyardaily.com Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya peran Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai salah satu pilar strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang berlangsung di The Meru Hotel, Selasa (5/5).

Dalam sambutannya, ia menyambut baik terselenggaranya forum tersebut sebagai wadah kolaborasi bagi para profesional di bidang pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para anggota IAPI.

Mengusung tema “Strategi Berbasis Efisiensi dan Resiliensi pada Pengadaan Barang dan Jasa 2026”, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dalam sistem pengadaan.

Dewa Indra menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu membuat proses kerja menjadi lebih cepat, tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mencontohkan berbagai platform digital, seperti e-katalog, yang kini telah menjadi bagian integral dalam mekanisme pengadaan modern. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengadaan dinilai lebih efisien sekaligus mampu meminimalisir potensi risiko.

Selain efisiensi, aspek resiliensi juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Kemampuan untuk beradaptasi dan tetap tangguh di tengah perubahan menjadi kunci penting bagi para pelaku pengadaan dalam menghadapi dinamika ke depan.

Melalui penguatan kapasitas di dua aspek tersebut, IAPI diharapkan dapat terus berkembang sebagai organisasi profesi yang kredibel dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, Dewa Indra menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa tidak semata-mata merupakan proses administratif, melainkan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih adaptif dan berbasis teknologi, ia berharap sistem pengadaan ke depan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

Monday, May 4, 2026

Badung Percepat Digitalisasi, IKD Dorong Layanan Sosial Lebih Tepat Sasaran

 


Badung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat langkah transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu upaya strategis yang kini didorong adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan aktivasi IKD yang dirangkaikan dengan sosialisasi uji coba (piloting) digitalisasi bantuan sosial. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di enam kecamatan pada Selasa (5/5/2026), dengan melibatkan para agen pendamping di lapangan.

Kepala Dinas Sosial Badung, I Gde Eka Sudarwitha, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memperkuat basis data penerima manfaat melalui sistem digital. Ia menegaskan, Badung bersama Provinsi Bali ditunjuk sebagai salah satu wilayah percontohan dalam implementasi digitalisasi bantuan sosial secara nasional.

Menurutnya, ke depan seluruh program bantuan akan terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Integrasi ini memungkinkan pertukaran data antar instansi berjalan lebih optimal, sehingga potensi kesalahan data dapat ditekan dan bantuan bisa disalurkan dengan lebih akurat.

“Dengan sistem yang terhubung, data penerima bantuan akan lebih valid. Ini penting agar penyaluran bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pembaruan data masyarakat akan dilakukan melalui portal perlindungan sosial. Proses ini dapat diakses langsung oleh masyarakat, maupun difasilitasi oleh agen pendamping seperti tokoh masyarakat, kepala lingkungan, hingga perangkat desa.

Program digitalisasi ini mencakup berbagai bantuan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, layanan BPJS Kesehatan, hingga bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar dan Bidikmisi. Seluruh program tersebut akan mengacu pada satu sistem data yang terus diperbarui secara berkala.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Badung, I Nyoman Rudiarta, menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam proses aktivasi IKD bagi seluruh agen yang terlibat. Dari total 1.444 agen, sekitar 46 persen di antaranya telah mengaktifkan IKD.

Untuk mempercepat capaian tersebut, aktivasi dilakukan secara serentak di berbagai titik layanan, termasuk di kantor kecamatan dan desa yang telah dilengkapi petugas operator.

Ia juga mengajak masyarakat Badung untuk segera mengaktifkan IKD, mengingat ke depan layanan ini akan terintegrasi dengan berbagai sektor, seperti layanan kelistrikan, perpajakan kendaraan, perbankan, hingga jaminan kesehatan.

“Dengan integrasi ini, gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat akan lebih menyeluruh. IKD juga akan dilengkapi fitur perlindungan sosial untuk mendukung ketepatan program pemerintah,” tutupnya.

Dukungan Penuh Ketua DPRD Badung untuk Pembangunan Museum Perdamaian Bali

 




Badung, gianyardaily.com Rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali mulai diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Banjar Pengabetan, Desa Adat Kuta, pada Sabtu (2/5). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan konsep pembangunan museum yang direncanakan berdiri di area Bom Bali I, tepatnya di lokasi bekas Sari Club. Museum ini diharapkan menjadi tempat mengenang para korban tragedi kemanusiaan, sekaligus menghadirkan ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga nilai perdamaian, persatuan, dan kemanusiaan.

I Gusti Anom Gumanti dalam kesempatan itu menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Menurutnya, keberadaan Museum Taman Perdamaian Bali bukan hanya sebagai pengingat peristiwa sejarah, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi yang memiliki nilai penting bagi generasi masa depan.

Saturday, May 2, 2026

Kehadiran Wabup Badung Warnai Upacara Metatah Massal di Sobangan

 



Badung, gianyardail.com Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan upacara Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5).

Sebanyak 44 peserta mengikuti prosesi tersebut yang merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, serta Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat.

Upacara berlangsung penuh khidmat dan mencerminkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai tradisi dan keagamaan di Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung serta meringankan beban masyarakat dalam menjalankan kewajiban adat dan agama.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana Aci yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2026 sebesar Rp500 juta. Bantuan ini diterima langsung oleh Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya, disaksikan oleh para undangan dan krama yang hadir.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Adat Sobangan dalam menyukseskan rangkaian karya besar ini. Ia berharap seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar serta membawa berkah dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang terus diberikan, baik dalam pembangunan maupun kegiatan sosial keagamaan. Ia juga menjelaskan bahwa selain bantuan dari pemerintah daerah, kegiatan ini turut didukung melalui APBDes Sobangan sebesar Rp250 juta.

Ia menambahkan bahwa rangkaian karya di Pura Prajapati telah dimulai sejak 4 April, dengan puncak upacara berlangsung pada 29 April, dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, perwakilan DPRD Badung I Made Yudana, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana beserta jajaran, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta para Bendesa dan Kelian Adat se-Desa Adat Sobangan dan Dukuh Moncos.

Friday, May 1, 2026

Gubernur Bali dan Bupati Badung Hadiri Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga




Pemprov, gianyardaily.com Gubernur Bali, I Wayan Koster, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus mengikuti persembahyangan bersama dalam rangka Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga, Sabtu (2/5).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut menjadi wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian tradisi dan nilai-nilai spiritual yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Bali.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Gubernur Koster juga berkesempatan memundut Ida Bethara saat puncak odalan berlangsung. Prosesi sakral ini berjalan dengan khidmat dan diikuti oleh krama serta pemedek yang hadir.

Momentum ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian adat, budaya, serta kearifan lokal Bali.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan keagamaan, para pemimpin daerah diharapkan dapat terus meneguhkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan arah pembangunan di Bali.

Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Badung Soroti Pentingnya Pendidikan

 


Badung, gianyardaily.com Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turut menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kuta Utara dan berlangsung di SMK Pratama Widya Mandala pada Jumat (1/5/2026).

Mengangkat tema “Peran Strategis Guru dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Kabupaten Badung”, acara ini diikuti oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang di wilayah Kuta Utara. Seminar tersebut menjadi ruang berbagi wawasan sekaligus memperkuat peran guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Anom Gumanti memberikan apresiasi kepada PGRI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Ia menekankan bahwa guru memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Menurutnya, peringatan Hardiknas seharusnya menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di berbagai aspek. Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung sektor pendidikan, baik melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik maupun penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Diharapkan, melalui seminar ini, lahir gagasan dan langkah konkret yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Badung.

-->