Pelanggaran Berat, Tiga ASN Gianyar Diberhentikan dari Jabatannya

Gianyar, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas dengan memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) akibat pelanggaran disiplin berat. Sanksi ini dijatuhkan setelah masing-masing terbukti melakukan pelanggaran serius, mulai dari kasus narkotika hingga ketidakhadiran tanpa keterangan.

Warga Melaya Dikejutkan Penemuan Paus di Pantai Anyar Sari

Jembrana, gianyardaily.com Seekor paus ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (5/5/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar.

Ny. Putri Koster Resmi Buka Bina Posyandu Angkatan IV, Peran Kader Diperkuat

Denpasar, gianyardaily.com Upaya memperkuat fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditekankan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Bapelkesmas Provinsi Bali.

aliyoni Solution Day 2026 Dibuka, Dewa Indra Soroti Peran Penting IAP

Pemprov Bali, gianyardaily.com Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya peran Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai salah satu pilar strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang berlangsung di The Meru Hotel, Selasa (5/5).

Badung Percepat Digitalisasi, IKD Dorong Layanan Sosial Lebih Tepat Sasaran

Badung, gianyardaily.com Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat langkah transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu upaya strategis yang kini didorong adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Thursday, April 30, 2026

Wabup Badung Hadiri Perayaan HUT ke-54 STT Dharma Prawerti di Abiansemal

 


Badung,gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna Teruni (STT) Dharma Prawerti yang digelar di Banjar Lambing, Desa Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kamis (30/4).

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini dan I Made Ponda Wirawan, Camat Abiansemal I.B. Putu Mas Arimbawa beserta jajaran, Angga Puri Lambing, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat kebersamaan antaranggota STT dan masyarakat. Ia menilai perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi wujud nyata kekompakan dan solidaritas generasi muda di tingkat banjar.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran sekaa teruna sebagai generasi penerus dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan lingkungan. Generasi muda diharapkan mampu menjauhi perilaku negatif serta terus berkontribusi melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Menurutnya, kreativitas dan inovasi pemuda perlu terus didorong agar mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan kepemudaan sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi generasi muda.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Wakil Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp20 juta. Bantuan juga diberikan oleh anggota DPRD Badung, yakni Putu Yunita Oktarini sebesar Rp20 juta serta I Made Ponda Wirawan sebesar Rp5 juta.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-54 STT Dharma Prawerti mengangkat tema “Bersatu dalam Semangat, Berkarya untuk Masa Depan.” Tema tersebut mencerminkan tekad generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain sebagai ajang mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi melalui pelantikan pengurus baru, sehingga keberlangsungan STT Dharma Prawerti dapat terus terjaga dan berkembang ke depan.

Tuesday, April 28, 2026

Perkuat Peran Kader, Ny. Putri Koster Tekankan Pemahaman Menyeluruh Posyandu

 


Upaya penguatan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat terus dimaksimalkan. Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi para kader dalam menjalankan fungsi pelayanan, pencatatan, hingga penyampaian aspirasi masyarakat.

Melalui kegiatan Bina Posyandu 2026, kader dibekali penguatan kapasitas berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta strategi implementasi di tingkat desa. Program ini diharapkan mampu menciptakan layanan yang lebih optimal, responsif, dan tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup bersama.

Sunday, April 12, 2026

Tinjau Sentra Kompos Penarungan, Wabup Tegaskan Kualitas Pengolahan Harus Terjaga

 


Badung, gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, turun langsung meninjau aktivitas pengolahan kompos di kawasan Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Minggu (12/4). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons atas aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan limbah organik berjalan sesuai kaidah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Made Agus Aryawan, bersama jajaran terkait. Kehadiran Perbekel Desa Penarungan, Ni Wayan Kerni, serta Bendesa Adat Penarungan, I Made Widiada, turut memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Wabup meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) permanen, melainkan area yang difungsikan sementara sebagai pusat pengolahan kompos.

“Ini bukan TPST, tetapi hanya dimanfaatkan sementara untuk mendukung proses pengolahan kompos,” jelasnya di hadapan warga.

Ia juga memaparkan bahwa sistem yang diterapkan di lokasi tersebut menggunakan metode pengolahan tertutup. Sampah organik diolah dengan cara dimasukkan ke dalam tanah, kemudian ditutup kembali sehingga proses pembusukan berlangsung secara alami tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Menurutnya, pendekatan ini efektif dalam meminimalkan bau serta mencegah potensi pencemaran, sehingga tetap aman bagi masyarakat sekitar.

Selain fokus pada penanganan sampah, Pemerintah Kabupaten Badung juga merancang penataan kawasan Taman Bung Karno menjadi ruang publik yang representatif. Kawasan ini direncanakan berkembang sebagai taman kota yang terintegrasi dengan pembangunan akses jalan baru yang menghubungkan wilayah Munggu dengan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan Penarungan.

Menutup kunjungannya, Wabup kembali menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengatasi persoalan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar penanganan sampah ini bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta Dorong Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah Saat Tinjau TPST Mengwitani



Badung, gianyardaily.com Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani pada Minggu (12/4) guna melihat kondisi operasional serta tantangan pengelolaan sampah di lapangan. Dalam kunjungannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi dari hulu hingga hilir, mengingat volume sampah yang masuk kini telah melampaui 120 ton setiap harinya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wabup turut menyerahkan 1.000 paket makanan kepada para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung. Ia mengapresiasi peran mereka yang disebutnya sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Peran petugas di lapangan sangat vital dan patut diapresiasi. Namun, upaya mereka tidak akan maksimal jika tidak dibarengi kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah,” ujar Bagus Alit Sucipta saat berada di lokasi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Badung tengah menyiapkan langkah percepatan untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah residu. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kejelasan regulasi agar fasilitas seperti incinerator dapat segera difungsikan secara optimal.

Menurutnya, beban kerja TPST Mengwitani saat ini sudah cukup tinggi. Dengan kapasitas pemilahan maksimal sekitar 90 ton per hari, jumlah sampah yang masuk masih jauh melampaui kemampuan tersebut. Oleh karena itu, selain penguatan teknologi sebagai solusi jangka pendek, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Plt. Kepala DLHK Badung, Made Agus Aryawan, menjelaskan bahwa komposisi sampah harian terdiri dari 70–90 ton sampah campuran dan 50–70 ton sampah organik. Tingginya angka ini menyebabkan antrean penanganan yang tidak terhindarkan, meskipun telah diterapkan sistem hybrid yang menggabungkan tenaga manusia dan mesin.

“Kapasitas yang ada belum mampu sepenuhnya mengimbangi volume sampah yang terus meningkat, sehingga penumpukan masih terjadi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pengolahan residu masih menghadapi kendala, terutama terkait regulasi operasional incinerator.

Menutup kunjungannya, Wabup kembali mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan perubahan. Ia mengajak seluruh warga untuk mulai membiasakan diri memilah sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi mewujudkan Badung yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Wednesday, April 8, 2026

Pegang Peran Penting, Ibu Putri Koster Harap Kader Posyandu Paham Program dan Bekerja dengan Baik



GIANYAR, gianyardaily.com Transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membawa pengaruh besar pada keberadaan lembaga ini. Dengan bidang tugas yang mencakup 6 Standar Layanan Minimal (SPM), 85 persen keberhasilan pembangunan di desa ditentukan kesuksesan pelaksanaan program Posyandu. 

Oleh karena itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster minta kader Posyandu meningkatkan pemahaman tentang 6 SPM agar mampu bekerja dengan baik. Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster dalam kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Wantilan Pura Manik Corong Desa Sumita dan Wantilan Balai Kanginan Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Selasa (7/4/2026).

Lebih jauh ia menyampaikan, kesuksesan program Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan akan menimbulkan efek domino positif dalam pembangunan. 

"Kesuksesan pelaksanaan program Posyandu akan berpengaruh pada 85 persen suksesnya pembangunan di Desa/Kelurahan. Hal ini juga akan berdampak pada suksesnya pembangunan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi," katanya. 

Menurut dia, Posyandu memegang peran penting karena lembaga ini mengedepankan pola bottom-up, di mana para kader proaktif jemput bola, mencatat persoalan yang dihadapi warga lalu memfasilitasi untuk mendapatkan tindak lanjut dari aparat pemerintahan secara berjenjang. 

"Kader Posyandu adalah harapan kita, untuk itu harus terus belajar dan tingkatkan pemahaman sesuai dengan bidang tugas masing-masing," imbuhnya. 

Selain itu, salah satu program yang saat ini sedang digalakkan untuk segera tertangani, adalah pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut membutuhkan peran serta seluruh masyarakat sebagai salah satu penghasil sampah. 

"Sampah-sampai yang kita hasilkan, sebaiknya kita kelola dari sumbernya, baik itu memilah, memilih dan mengumpulkan sesuai jenisnya sebelum kita serahkan untuk di bawa dan diolah di TPS3R dan TPST. Dengan begitu, kita sama-sama bertanggung jawab atas apa yang kita hasilkan. Karena sampah jika tidak dipertanggung jawabkan keberadaannya akan menjadi sumber membahayakan bagi masa depan anak cucu kita nantinya".

Untuk menyemangati kadernya di Desa/Kelurahan, dalam Aksos "Membina dan Berbagi", Ibu Putri Koster membagikan bantuan berupa 3.780 beras, 7.560 butir telur dan 250 kotak susu. Bantuan tersebut diberikan kepada 126 kader Posyandu Desa Sumita dan Babakan.

Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” juga diisi paparan mengenai transformasi Posyandu oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata. Dalam paparannya, Kadis PMD Dukcapil menyampaikan bahwa lingkup tugas Posyandu tak hanya kesehatan saja, namun diperluas pada bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat serta ketentreaman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. 

Posyandu yang dulu dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), saat ini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Perubahan ini menitikberatkan pada pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup, dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa hingga lansia.

Sejalan dengan program di tingkat Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa ia tengah berupaya meningkatkan kapasitas kader dan menyempurnakan kelembagaan Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan. Dia melaporkan, Gianyar memiliki 4.300 kader Posyandu dan seluruhnya sudah terdaftar. 

“Kami juga punya aplikasi sistem informasi Posyandu yang memungkinkan akses informasi terinregrasi hingga tingkat kabupaten,” pungkasnya. Buatkan headline dan isi untuk berita di instgram 

Sunday, April 5, 2026

Ny. Putri Koster Pimpin Gerakan Kulkul di Sulangai, Warga Antusias Wujudkan Lingkungan Bersih Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber, Siapkan Lomba Telajakan Berhadiah

 



BADUNG , gianyardaily.com Ketua TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, memimpin langsung Gerakan “Kulkul PKK dan Posyandu” yang digelar di Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (5/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber melalui gerakan gotong royong masyarakat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali.

Kedatangan Ny. Putri Koster disambut oleh jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta serta unsur kelembagaan desa lainnya.

Gerakan diawali dengan pemukulan kulkul sebagai tanda dimulainya kegiatan bersih lingkungan. Seluruh warga kemudian secara serentak membersihkan area rumah masing-masing, mulai dari dalam rumah, halaman, hingga telajakan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Melihat semangat tersebut, Ny. Putri Koster menggagas lomba penataan telajakan yang akan digelar pada Mei 2026 dengan total hadiah Rp10 juta untuk lima terbaik.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumber. Sampah organik diharapkan dapat dikelola secara mandiri di rumah, sementara sampah anorganik dipilah untuk selanjutnya diangkut.

“Sesibuk apa pun, kalau ada niat pasti kebersihan lingkungan bisa terwujud,” tegas Ny. Putri Koster.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan bersih lingkungan sebagai rutinitas, khususnya pada minggu pertama setiap bulan. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster turut terjun langsung bersama warga, memberikan contoh penataan telajakan dengan menanam berbagai jenis tanaman hias.

Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan desa berbasis kebersihan dan pariwisata.

Sebagai penutup, Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram kepada masyarakat Desa Sulangai yang didistribusikan melalui pemerintah desa.

Progres Turyapada Tower Capai 45 Persen, Gubernur Koster Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu



BULELENG , gianyardaily.com Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung progres pembangunan tahap kedua Turyapada Tower pada Minggu (5/4).

Dalam kunjungannya, Gubernur Koster meninjau sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga fasilitas pendukung seperti area glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.

Perhatian khusus juga diberikan pada penataan lanskap, termasuk akses menuju area parkir serta konektivitas antar fasilitas. Gubernur Koster menegaskan bahwa seluruh pembangunan harus menggunakan material berkualitas tinggi serta memanfaatkan tanaman lokal untuk memperkuat identitas kawasan.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” tegas Gubernur Koster.

Saat ini, progres pembangunan tahap kedua telah mencapai 45 persen. Gubernur Koster menargetkan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan tahap penyempurnaan hingga peresmian pada Desember mendatang.

Gubernur Koster juga menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis. Menurutnya, Turyapada Tower merupakan ikon baru Bali yang harus dibangun dengan standar tinggi.

“Harus tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, yang berharap keberadaan proyek ini mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Buleleng.

Friday, April 3, 2026

Ibu Putri Koster Ingatkan Integritas Penyiaran di Peringatan HARSIARNAS ke-93 Tekankan Kualitas Informasi dan Bahaya Hoaks di Era Media Sosial

 


DENPASAR, gianyardaily.com Peringatan Hari Penyiaran Nasional (HARSIARNAS) ke-93 menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas dan integritas dunia penyiaran. Hal tersebut disampaikan Ni Putu Putri Suastini Koster saat menghadiri peringatan HARSIARNAS di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Jumat (3/4).

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Putri Koster yang juga merupakan penerima penghargaan lifetime achievement dari KPID Bali, menyampaikan apresiasinya kepada insan penyiaran yang telah berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang edukatif, faktual, dan membangun.

Ia menegaskan bahwa kualitas sebuah siaran ditentukan oleh keakuratan data, transparansi informasi, serta kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Informasi yang baik harus mampu memberikan edukasi, disampaikan secara cepat, tepat, serta berdasarkan fakta yang sebenarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas di tengah pesatnya perkembangan media sosial yang kerap memicu penyebaran informasi tidak benar atau hoaks. Menurutnya, insan penyiaran harus mampu menjadi filter informasi sekaligus menjaga marwah jurnalistik agar tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat

Sementara itu, Ketua KPID Bali, Agus Astapa, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap seluruh konten siaran, baik radio maupun televisi, termasuk platform digital.

Ia menyebutkan, dari puluhan lembaga penyiaran yang ada di Bali, hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran serius. Namun, pihaknya tetap akan memberikan teguran hingga sanksi tegas apabila ditemukan konten yang menyimpang dari standar penyiaran.

Peringatan HARSIARNAS ke-93 yang mengusung tema “Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional” ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah insan penyiaran dan pelaku seni yang dinilai berkontribusi dalam menjaga kualitas siaran serta pelestarian budaya lokal Bali.

Koster Siapkan Penataan Besakih Berkelanjutan, Akses Jalan hingga Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas

 


Karangasem, gianyardaily.com Gubernur Bali Wayan Koster terus mendorong penataan kawasan suci Besakih secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian sekaligus meningkatkan kenyamanan umat.

Saat menghadiri puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh, Kamis (2/4/2026), Koster menyampaikan bahwa penataan kawasan Besakih kini telah memasuki tahap kedua, setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp800 miliar.

Tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp203 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Penataan ini dilakukan dengan tetap menjaga nilai historis, arsitektur, serta keseragaman estetika kawasan.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan mencolok dalam bahan maupun warna bangunan di kawasan Besakih agar tetap mencerminkan kesucian dan keaslian.

Lebih lanjut, Koster juga mengungkapkan rencana tahap ketiga berupa penataan akses jalan menuju Besakih dari berbagai arah seperti Klungkung dan Bangli. Studi perencanaan akan dimulai pada 2026–2027, dengan target pembangunan pada 2028 hingga 2030 untuk mengantisipasi kemacetan di masa mendatang.

Selain penataan kawasan, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mendorong program strategis lainnya, termasuk pengelolaan sampah. Ke depan, Tempat Pembuangan Sementara hanya akan menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026.

Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik juga akan dimulai pada pertengahan 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027, sehingga pada 2028 seluruh sampah di Bali dapat diolah menjadi energi.

Di sisi lain, kondisi Bali tetap menunjukkan tren positif. Hingga 31 Maret 2026, kunjungan wisatawan domestik meningkat hingga 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Koster juga mengapresiasi Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang berhasil mencatat pendapatan Rp14,5 miliar pada 2025, yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan upacara dan operasional kawasan. Pemerintah Provinsi Bali turut memberikan bantuan sebesar Rp3,2 miliar untuk pelaksanaan karya tahun ini.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali agar tetap aman, bersih, dan harmonis di tengah berbagai dinamika global.

Ketua DPRD Badung Hadiri Pelantikan Perbekel Antar Waktu Bersama Bupati Adi Arnawa



BADUNG , gianyardaily.com Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam pelantikan Perbekel Antar Waktu (PAW) yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (31/3).

Pelantikan tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Pangsan, Kecamatan Petang, serta Desa Sedang dan Desa Bongkasa di Kecamatan Abiansemal. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan fakta integritas, serta penyerahan mandat kepada para perbekel yang dilantik.

Adapun pejabat yang resmi dilantik yaitu I Gusti Ngurah Muliharta sebagai Perbekel Desa Pangsan untuk masa jabatan 2026–2029, I Gusti Ngurah Suwindra sebagai Perbekel Desa Sedang periode 2026–2029, serta I Gusti Agung Sumajaya sebagai Perbekel Desa Bongkasa dengan masa jabatan hingga tahun 2030.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gst Lanang Umbara, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, para camat se-Badung, serta unsur kelembagaan desa seperti BPD, LPM, organisasi kewanitaan, hingga para perbekel dan Ketua TP PKK se-Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan ucapan selamat kepada para perbekel yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya kesiapan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memahami kondisi wilayah serta menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para perbekel segera melakukan penyesuaian dengan arah kebijakan dan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten menjadi kunci dalam memastikan program pembangunan berjalan optimal.

“Perbekel yang dilantik hari ini diharapkan dapat langsung beradaptasi dan menyelaraskan program kerja dengan visi misi pemerintah daerah, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta mendorong percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Thursday, April 2, 2026

Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Ribuan Permohonan Jadi Bukti Kesadaran Masyarakat Meningkat

 



Gubernur Bali Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Bali. Hal tersebut terlihat saat dirinya mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam penyerahan HKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4).

Di bawah kepemimpinannya, kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan HKI menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI. Sementara itu, hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2026, jumlah permohonan telah mencapai 5.003.

Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perlindungan karya, sekaligus hasil dari upaya edukasi dan sosialisasi yang terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Menurut Koster, perlindungan HKI bukan hanya sekadar aspek legalitas, tetapi juga bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali. Dengan adanya perlindungan resmi, karya masyarakat tidak hanya aman dari pembajakan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Melalui pelindungan HKI, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan penghargaan kepada para penciptanya,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam penguatan ekosistem HKI di Bali.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Bali tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuatnya melalui sistem hukum yang modern di tengah arus globalisasi.

Koster Tekankan Kelancaran Karya IBTK di Besakih, Pastikan Berjalan Tertib dan Khidmat

 

Karangasem, gianyardaily.com


 — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pelaksanaan upacara karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih harus berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat tanpa gangguan selama rangkaian upacara.

Penegasan tersebut disampaikan saat sambrama wacana pada puncak karya yang digelar bertepatan dengan Hari Purnama Kedasa, Kamis (2/4/2026). Ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak mengingat Pura Agung Besakih merupakan pusat persembahyangan umat Hindu dari berbagai daerah.

“Upacara karya ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi gangguan selama pelaksanaannya,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan yang berlangsung selama 21 hari hingga 23 April 2026, Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang. Di antaranya layanan transportasi khusus bagi lansia, ibu hamil, dan pemedek berkebutuhan khusus dari area parkir menuju lokasi persembahyangan.

Selain itu, pengaturan jadwal kedatangan umat dari seluruh kabupaten/kota di Bali hingga luar daerah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara dilakukan secara ketat guna menghindari kepadatan di kawasan suci Besakih.

Rangkaian puncak karya dipuput oleh 33 sulinggih yang memimpin prosesi di berbagai titik utama, termasuk Penataran Agung, kawasan Catur Lawa, Catur Dala, hingga pedharman di kompleks Pura Agung Besakih.

Suasana khidmat terasa sejak awal prosesi yang diawali dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Bali, penyerahan dana simbolis, prosesi nunas tirta, hingga penutupan dengan persembahyangan bersama.

Ketua DPRD Badung Pimpin Rangkaian Rapat Banmus dan Paripurna



BADUNG , gianyardaily.com Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, memimpin rangkaian dua agenda rapat penting yang berlangsung secara berurutan di Ruang Rapat Gosana II, Pusat Pemerintahan Badung, Selasa (31/3).

Agenda pertama diawali dengan Rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dihadiri oleh unsur pimpinan serta anggota Banmus DPRD Badung. Dalam rapat tersebut, berbagai hal strategis dibahas, mulai dari evaluasi pelaksanaan kegiatan DPRD selama bulan Maret 2026 hingga penyusunan rencana kerja untuk bulan April 2026.

Tak hanya itu, rapat Banmus juga menyoroti pembentukan panitia khusus (pansus) sebagai langkah untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pendalaman terhadap isu-isu tertentu yang menjadi perhatian DPRD.

Setelah Banmus, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung yang kembali dipimpin langsung oleh Anom Gumanti. Dalam rapat paripurna tersebut, hasil pembahasan Banmus kemudian dibawa ke forum yang lebih luas untuk dibahas dan ditetapkan secara resmi.

Sejumlah poin penting yang disepakati dalam paripurna meliputi pengesahan realisasi kegiatan DPRD bulan Maret 2026, penetapan jadwal kegiatan untuk bulan April 2026, serta persetujuan pembentukan pansus sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja lembaga legislatif.

Anom Gumanti menegaskan bahwa sinergi antar alat kelengkapan dewan menjadi kunci dalam menjaga efektivitas kinerja DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Melalui rangkaian rapat ini, DPRD Kabupaten Badung diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan masyarakat.

Wednesday, April 1, 2026

Ibu Megawati Tegaskan HKI Jadi Senjata UMKM Bali Tembus Pasar Dunia

 




KLUNGKUNG, gianyardaily.com Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri, hadir langsung di tengah pelaku UMKM Bali dalam Temu Wicara yang membahas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan manajemen usaha.

Didampingi Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta, Ibu Megawati menegaskan bahwa produk-produk Bali memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Namun, tanpa perlindungan hukum melalui HKI, karya tersebut berisiko diklaim oleh pihak lain.

Ia mencontohkan bagaimana kain tenun Endek Bali sudah digunakan oleh brand internasional, sehingga penting bagi pelaku UMKM untuk segera melindungi karya mereka.

Selain itu, Ibu Megawati juga mendorong kolaborasi dari hulu ke hilir, termasuk keterlibatan sektor hotel dan restoran untuk menggunakan produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

-->