Karangasem, gianyardaily.com Gubernur Bali Wayan Koster terus mendorong penataan kawasan suci Besakih secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian sekaligus meningkatkan kenyamanan umat.
Saat menghadiri puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh, Kamis (2/4/2026), Koster menyampaikan bahwa penataan kawasan Besakih kini telah memasuki tahap kedua, setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp800 miliar.
Tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp203 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Penataan ini dilakukan dengan tetap menjaga nilai historis, arsitektur, serta keseragaman estetika kawasan.
Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan mencolok dalam bahan maupun warna bangunan di kawasan Besakih agar tetap mencerminkan kesucian dan keaslian.
Lebih lanjut, Koster juga mengungkapkan rencana tahap ketiga berupa penataan akses jalan menuju Besakih dari berbagai arah seperti Klungkung dan Bangli. Studi perencanaan akan dimulai pada 2026–2027, dengan target pembangunan pada 2028 hingga 2030 untuk mengantisipasi kemacetan di masa mendatang.
Selain penataan kawasan, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mendorong program strategis lainnya, termasuk pengelolaan sampah. Ke depan, Tempat Pembuangan Sementara hanya akan menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026.
Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik juga akan dimulai pada pertengahan 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027, sehingga pada 2028 seluruh sampah di Bali dapat diolah menjadi energi.
Di sisi lain, kondisi Bali tetap menunjukkan tren positif. Hingga 31 Maret 2026, kunjungan wisatawan domestik meningkat hingga 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Koster juga mengapresiasi Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang berhasil mencatat pendapatan Rp14,5 miliar pada 2025, yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan upacara dan operasional kawasan. Pemerintah Provinsi Bali turut memberikan bantuan sebesar Rp3,2 miliar untuk pelaksanaan karya tahun ini.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali agar tetap aman, bersih, dan harmonis di tengah berbagai dinamika global.

0 Comments:
Post a Comment