Thursday, September 17, 2026

DPRD Badung Dampingi Bupati Hadiri Karya Pedudusan Alit di Pura Dalem Sari Kedampal

 


BADUNG,gianyardaily.com Anggota DPRD Kabupaten Badung I Putu Dendy Astra Wijaya mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Pedudusan Alit, Ngenteg Linggih, Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Dalem Sari, Banjar Adat Kedampal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Selasa (15/9).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam pelaksanaan karya tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus upaya menjaga keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali.

Dendy mengatakan keterlibatan pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan masyarakat diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kehadiran kami bersama pemerintah daerah dalam pelaksanaan karya ini merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Tentunya, adat, agama, tradisi dan budaya Bali harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Dendy.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turut menandatangani prasasti sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan karya.

Bupati juga menyerahkan bantuan hibah secara simbolis kepada pengempon Pura Dalem Sari. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkab Badung terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan masyarakat.

Menurut Dendy, dukungan pemerintah diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan seluruh rangkaian karya sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga adat dan tradisi.

“Kami berharap pelaksanaan karya berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang terpenting, nilai-nilai adat dan tradisi yang ada tetap dipertahankan serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Pelaksanaan karya di Pura Dalem Sari melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan perangkat wilayah. Turut hadir Camat Abiansemal, Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kelian Banjar Adat, Prajuru Dinas, para pemangku, serta seluruh Prawartaka Karya.

Seluruh rangkaian upacara adat tersebut dijadwalkan berlangsung hingga prosesi penyineban pada 27 Oktober 2026 mendatang.

0 Comments:

Post a Comment

-->