BADUNG, gianyardaily.com Estafet kepemimpinan di Kantor Imigrasi Kelas Khusus TPI Ngurah Rai resmi berganti. Muhamad Novandri dipercaya melanjutkan kepemimpinan setelah Bugie Kurniawan mendapat penugasan baru sebagai Analis Keimigrasian Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Imigrasi.
Pergantian tersebut ditandai dengan acara pisah sambut yang digelar di Hotel Platinum Kedonganan, Badung, Rabu (26/8) malam. Acara turut dihadiri Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti.
Anom Gumanti mengatakan, pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk memastikan kesinambungan kerja sama yang telah terbangun. Menurutnya, posisi Imigrasi Ngurah Rai sangat strategis, terutama dalam mendukung pelayanan publik, pengawasan keimigrasian, serta keberlangsungan sektor pariwisata Bali.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bugie Kurniawan atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas di Bali.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Semoga Pak Bugie sukses dan semakin baik dalam melanjutkan tugas di tempat yang baru,” ujar Anom.
Sementara kepada Muhamad Novandri, Anom menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan fondasi kerja sama yang telah dibangun sekaligus memperkuat koordinasi antara Imigrasi dan pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Pak Novandri. Mudah-mudahan sinergi yang sudah berjalan selama ini dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun wisatawan,” katanya.
Menurut Anom, penguatan sinergi menjadi penting mengingat Kantor Imigrasi Ngurah Rai memiliki peran strategis sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Bali.
Dengan kepemimpinan baru, ia berharap koordinasi lintas sektor antara Imigrasi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dapat semakin solid sehingga pelayanan keimigrasian maupun pengawasan terhadap orang asing di Bali dapat berjalan optimal.
Pergantian kepemimpinan ini pun diharapkan tidak hanya menjadi perubahan dalam struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelayanan publik dan iklim pariwisata Bali yang aman, nyaman, dan berkualitas.






